Portalika.com [KLATEN] – Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, mahasiswi Maulidya Briliantika menggelar sosialisasi bertema “Bahaya Gadget bagi Anak-Anak” di SD Negeri 1 Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, 29 Juli 2025.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tua dan pendidik tentang manfaat serta risiko penggunaan gadget pada anak, sekaligus mendorong penggunaan yang bijak untuk mencegah dampak negatif. Maulidya memaparkan bahwa gadget, seperti smartphone, tablet, laptop, dan konsol permainan, adalah alat elektronik berteknologi tinggi yang praktis dan mudah dibawa.

Gadget telah menjadi bagian integral dari kehidupan modern, termasuk bagi anak-anak. Menurut laporan Common Sense Media (2024), lebih dari 50% anak usia sekolah dasar di Indonesia menggunakan gadget setiap hari, menunjukkan betapa pentingnya edukasi mengenai penggunaannya.
Jika dimanfaatkan dengan baik, gadget menawarkan manfaat signifikan, seperti mendukung pembelajaran, mempermudah komunikasi, dan melatih kreativitas anak melalui aplikasi edukatif. Namun, Maulidya menekankan bahwa penggunaan berlebihan dapat memicu masalah serius.
Paparan layar yang lama dapat menyebabkan gangguan mata, seperti mata merah atau lelah, sebagaimana diungkap dalam studi Americane Academy of Pediatrics (2023). Selain itu, anak berisiko mengalami penurunan kemampuan sosial, kecanduan konten digital, serta gangguan emosional seperti kecemasan atau kemarahan saat akses gadget dibatasi. Untuk mengatasi risiko tersebut, sosialisasi ini menawarkan solusi praktis.
Maulidya merekomendasikan pembatasan waktu layar hingga 1–2 jam per hari, mengutamakan konten edukatif, serta melarang penggunaan gadget menjelang waktu tidur untuk menjaga kualitas istirahat anak. Ia juga mendorong orang tua untuk mengajak anak lebih banyak beraktivitas fisik di luar ruangan. “Pendampingan orang tua adalah kunci untuk memastikan gadget menjadi alat bantu, bukan ancaman,” ujarnya, merujuk pada panduan UNICEF (2024) tentang pengasuhan digital.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari guru dan orang tua di SDN 1 Bengking. Mereka mengapresiasi tips praktis yang disampaikan dan berkomitmen untuk menerapkannya. Dengan sosialisasi ini, Maulidya berharap anak-anak dapat menggunakan gadget secara bijak, sementara orang tua dan pendidik mampu memberikan pengawasan yang efektif untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang sehat dan seimbang.












Komentar