Mangkunegoro X Minta Modernisasi Kota Solo Tetap Merawat Kekayaan Tradisi

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Mangkunegoro X yang bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) mengatakan di Kota Solo terdapat 17 titik pembangunan strategis yang telah dilakukan, berproses maupun yang sudah selesai. Hal ini membawa dampak besar sekali terhadap Kota Solo.

“Saya tadi sempat mengobrol dengan salah satu peserta [Bengawan Solo Travel Mart/BSTM] bahwa setiap hari ada lebih dari 10.000 pengunjung di hari biasa. Di akhir pekan ternyata ada lebih dari 40.000,” kata dia saat memberi sambutan Opening Ceremony BSTM di Hotel Harris, Solo, Jateng, Kamis (7/9/2023).

banner 336x280

Hal ini, ujar dia, tentu momentum yang luar biasa dan harus dipertahankan. Ini tentu tak terlepas dari kerja sama setiap stakeholder di Kota Solo. Kemajuan pariwisata Kota Solo juga disengkuyung berbagai pihak seperti swasta, pemerintah, destinasi, organisasi dan sebagainya.

Baca juga: Ratusan Pembalap Adu Cepat Dari Colomadu Ke Cemoro Kandang

Karena itu acara BSTM sebagai bentuk kontribusi dalam memperkenalkan dan mengembangkan potensi wisata di Kota Solo. “Untuk menatap pariwisata Soloraya ke depan selaras dengan perkembangan Kota Solo yaitu menjadi kota modern, kota terus maju, namun tetap merawat kekayaan tradisi. Dan tentunya nilai-nilai adi luhung kebudayaan Jawa,” kata dia.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa (tiga dari kanan) didampingi Mangkunegoro X (dua dari kanan) meninjau peserta Bengawan Solo Travel Mart 2023 seusai membuka acara di Hotel Harris, Purwosari, Laweyan, Solo, Jateng, Kamis (7/9/2023) sore. (Portalika.com/Iskandar)

Siaran pers dari BSTM 2023 menyebutkan event ini adalah salah satu kegiatan tahunan Dinas Pariwisata Kota Surakarta bersama asosiasi stakeholder. Tujuannya untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi pariwisata daerah yang dimotori oleh Association of The Indonesia Tours dan Travel Agencies (Asita) DPC Surakarta, sebagai bentuk konstribusi pihak swasta dalam memperkenalkan dan mengembangkan potensi wisata di Kota Solo.

Mengusung tema Solo Sekarang pada tahun ke-11 ini BSTM 2023 setuju dengan Mangkunogoro X. Event ini memiliki tujuan utama untuk menatap pariwisata Soloraya ke depan selaras dengan perkembangan Kota Solo menjadi kota metropolis yang tetap mampu merawat kekayaan tradisi dan nilai-nilai luhur kebudayaan Jawa hingga kini.

Ditambah dengan perkembangan daya dukung pengelolaan destinasi wisata yang sudah sesuai dengan konsep 3A yaitu atraksi, aksebilitas dan amenitas. Pada kesempatan ini buyer diajak mengunjungi berbagai obyek wisata baru di 17 titik prioritas pembangunan Kota Solo dan juga Soloraya.

“Kota Solo yang sekarang jelas berbeda. Bukan hanya terkesan menuju kota modern, tetapi efektivitas kota perubahan signifikan. Bukan hanya aktivitas budaya seperti masa lalu, tapi Solo menjadi kota tujuan para travellers, para pelancong. Bukan hanya turis,” ujarnya.

Konektivitas dan aksebilitas Solo dinilai terbangun cepat, terhubung dengan nyaris sempurna ke semua kota-kota besar di Jawa. Modal sebagai kota yang kaya heritage budaya, kuliner yang sempurna, dan penduduk yang ramah andhap asor, menjadi kian lengkap dengan ketersediaan konetivitas dan aksebilitas yang baik berkat keberadaan tol Trans Jawa. Maka Solo menjadi destinasi yang semakin favorit.

Ini dianggap merupakan aset berharga bagi pemerintah kota dalam merealisasikan visi dan misi Kota Solo melalui berbagai acara ajang promosi wisata Kota Solo, salah satunya yaitu BSTM 2023.

Sedangkan Ketua Pelaksana BSTM 2023, Benny Rasyid Poespita menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya pada para buyer seluruh Indonesia dengan jumlah 50 delegasi dan seluruh seller dengan jumlah 60 company terdiri atas beberapa instansi seperti travel agent, objek wisata, resto, pusat oleh-oleh, hotel, bank, UMKM yang ikut berpartisipasi.

Dia berharap BSTM 2023 membawa dampak besar dan berkelanjutan bagi kebangkitan pariwisata ke depan serta kian dapat membawa semangat pada penggiat pariwisata terutama kepada buyer dari seluruh Indonesia.

Mereka antara lain dari Kepulauan Riau, Batam, Pekanbaru, Pontianak, Lampung, Bali, Lombok, Bukittinggi, Bandung, Jakarta, Sidoarjo, Banyuwangi, Surabaya, Tangerang, Gunung Pati, Rembang, Kuningan, Tegal, Semarang dan Yogyakarta.

“Semoga kian tertarik menjadikan Solo sebagai destinasi wisata utama nasional yang tentu saja dengan pesona wisata di Kota Solo sekarang,” ujar Benny. (Iskandar)

Komentar