Miliki Tempat Produksi Baterai Lithium, UNS Didatangi Wantannas

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Jamal Wiwoho, SH, MHum, mengatakan UNS memiliki tempat produksi Baterai Lithium di Purwosari, Solo.

Apa yang bisa UNS berikan terkait dengan Baterai Lithium untuk Wantannas bisa disampaikan dalam kunjungannya. Pernyataan Rektor disampaikan saat menerima kunjungan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia (RI).

banner 300x250

Rombongan Wantannas dipimpin Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, Laksamana Muda TNI Dr TSNB Hutabarat disambut Rektor UNS dan Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS, Prof Dr Kuncoro Diharjo, ST, MT di Ruang Sidang Rektor Gedung dr Prakosa UNS, Kamis (12/10/2023).

Baca juga: FEB UNS Selenggarakan The Gade Sociopreneurship Challenge 2023

Rektor UNS menyampaikan UNS memiliki tiga PUI. Yaitu PUI Baterai Lithium, PUI Javanologi dan Center for Fintech and Banking Universitas Sebelas Maret (UNS Fintech Center).

“Saat ini UNS memiliki sekitar 47.000 mahasiswa, lalu sebanyak 1.800 dosen yang hampir 50 persennya bergelar doktor dan 20 persennya merupakan Guru Besar. Apa yang bisa kami berikan terkait dengan Baterai Lithium untuk Wantannas bisa disampaikan dalam kunjungan ini,” terang Prof Jamal.

Rektor UNS, Prof Dr Jamal Wiwoho menyerahkan cindera mata ke rombongan Wantannas. (Portalika.com/Ist)

Jamal menyampaikan banyak tokoh yang sudah datang ke PUI Baterai Lithium untuk memberikan dukungan dan masukan untuk perkembangan Baterai Lithium.

“Jenderal TNI [Purn] Moeldoko, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional [BRIN], Dr Laksana Tri Handoko pernah berkunjung ke PUI Baterai Lithium UNS. Dan PUI Baterai Lithium sudah banyak bekerja sama dengan pihak luar salah satunya dengan Pertamina. Kehadiran Baterai Lithium sangat ditunggu-tunggu karena di Indonesia saat ini mulai banyak ditemukan kendaraan listrik,” imbuhnya.

Jamal juga menyampaikan UNS memiliki program profesional masuk kampus. “Kami menerima para profesional ini menyumbangkan ilmu dan pengetahuan untuk memberikan kuliah dan praktek untuk mahasiswa UNS. Program ini sangat diapresiasi dan mahasiswa jadi senang karena langsung ketemu praktisi dari industri. Semoga dari Wantannas nanti bisa ikut berpartisipasi untuk memajukan dan menambah pengetahuan untuk mahasiswa UNS,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, Laksamana Muda TNI Dr TSNB Hutabarat mengatakan Dewan Ketahanan Nasional mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan gerakan pembinaan ketahanan nasional guna menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan nasional Indonesia.

“Kami mendapat tugas untuk mempelajarai tentang energi baru terbarukan. Yang kami lakukan salah satunya dengan menghubungi UNS karena UNS memiliki penelitian berupa Baterai Lithium. Kami ingin mengetahui secara lebih dalam terkait dengan Baterai Lithium yang diproduksi UNS,” ujarnya.

Hutabarat mengucapkan terima kasih kepada UNS atas sambutan hangatnya. “Terima kasih, kami senang karena Pak Rektor langsung menyambut kami.” (Triantotus)

Komentar