Orasi Puncak Dies Natalis, FMIPA UNS Hadirkan Pakar Nanotech Indonesia

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Nano technology adalah ilmu atau teknologi yang mempelajari objek yang ukurannya sangat kecil (sepermiliar meter) yang kemudian dimanipulasi untuk menghasilkan benda-benda baru dengan karakter khusus yang diinginkan. Pada dasarnya, teknologi nano merupakan lompatan teknologi untuk merekayasa benda-benda baru dari benda-benda yang sudah ada.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang teknologi nano dan aplikasinya dalam berbagai bidang kehidupan manusia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengundang pakar nano technology Indonesia, Prof Dr Nurul Taufiqu Rachman, MEng, PhD.

banner 300x250

Dia merupakan peneliti utama (Profesor Riset) Material Maju Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Nurul menyampaikan orasinya di Aula Gedung C FMIPA UNS, Senin (2/10/2023) dihadapan dosen dan mahasiswa pada acara Orasi Puncak dalam rangka Dies Natalis ke-27 FMIPA UNS.

Baca juga: UNS Peringkat 1201-1500 Dunia Untuk THE World University Rankings 2024

Nurul menyampaikan materi dengan judul Inovasi Nanoteknologi Berbasis Sumber Daya Alam Indonesia. Ada empat hal pokok yang disampaikan olehnya. Pertama adalah tentang impian nano dan perkembangannya dewasa ini. Kedua Indonesia dalam perspektif nanoteknologi, ketiga peluang bisnis nanoteknologi berbasis sumber daya Indonesia dan keempat Start up nanoteknologi dari laboratorium menuju industri. 

Ada beberapa manfaat teknologi nano ini bagi kehidupan manusia di antaranya di bidang pangan. Dalam ilmu pangan, penggunaan teknologi nano berpotensi memperpanjang umur buah dan sayuran. Hal ini dicapai dengan memasukkan nanopartikel ke dalam makanan yang bekerja sebagai agen anti-bakteri dan hasilnya buah dan sayuran akan bertahan lebih lama.

Teknologi nano juga bisa diaplikasikan dalam bidang kesehatan, bidang elektronik dan komputer, bidang manufaktur sampai bidang kecantikan. “Teknologi nano mulai banyak ditemukan di berbagai produk skincare dan kosmetik yang diklaim memiliki perlindungan lebih tinggi dibanding produk sejenis. Partikel nano dalam produk ini dapat memaksimalkan penyerapan bahan kosmetik ke dalam kulit dan juga bisa menyalurkan bahan kosmetik lebih merata yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari dan energi negatif,” terang Prof Nurul.

Gerbang utama UNS. (Portalika.com/Ist)

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan laporan kegiatan Dies Natalis ke-27 FMIPA UNS oleh Ketua Panitia, Dr Fahru Nurosyid, MSi. Fahru mengatakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-27 FMIPA UNS dapat berjalan dengan baik berkat kerja keras, kerja ikhlas dan kerja sama yang luar biasa antara semua pihak.

Ada banyak rangkaian kegiatan diantaranya adalah perlombaan dengan berbagai macam lomba seperti lomba fotografi keunikan FMIPA, lomba videografi, lomba poster, lomba olahraga, dan lomba  pameran produk unggulan. Kegiatan yang lain adalah FMIPA Mengabdi, kegiatan ini untuk menunjukkan kontribusi nyata FMIPA UNS kepada masyarakat.

Orasi ilmiah profesor dan doktor baru FMIPA, donor darah, pameran produk ilmiah dan produk unggulan, jalan sehat dan family gathering,  orasi puncak Dies Natalis dan medical check up untuk pegawai FMIPA.

“Semoga dengan terselenggaranya Dies Natalis Ke-27 FMIPA UNS, dapat meningkatkan motivasi sivitas akademika FMIPA UNS untuk ikut serta memajukan institusi, bangsa dan negara,” ujar Dr Fahru.

Sementara Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Ir Ahmad Yunus, MS mengapresiasi terselenggaranya Orasi Puncak dalam rangka Dies Natalis ke-27 FMIPA UNS. “Selamat dan Sukses Dies Natalis ke-27 FMIPA. Saya sampaikan bahwa sangat tepat sekali FMIPA mengundang Prof Nurul dari BRIN, sehingga kita bisa segera merealisasikan kerja sama antara BRIN dan Perguruan Tinggi melalui kerja sama riset yang sangat efektif,” ujar Prof Yunus.

Yunus juga menyampaikan selamat, karena FMIPA telah mencapai prestasi yang luar biasa, dalam hal ini inovasi dan publikasi riset nomor satu di tingkat universitas. Terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan FMIPA yang telah melakukan kerja sama yang baik dengan fakultas lain dan para alumni.

“Alumni yang tersebar dimana-mana akan sangat bermanfaat dalam melaksanakan riset untuk inovasi, riset untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” terangnya. (Triantotus)

Komentar