Parade Satwa Solo Safari Libatkan Buaya Dan Ular

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Guna menyemarakkan peringatan ke-79 hari Kemerdekaan Indonesia tahun 2024 ini, Solo Safari menggelar pawai satwa. Sejumlah satwa koleksi Solo Safari dilibatkan mendukung parade satwa tersebut.

“Satwa yang dilibatkan dalam parade ini di antaranya ular, buaya kecil, kuda, unta dan sebagainya. Hewan yang dilibatkan adalah hewan-hewan jinak,” ujar General Manager Solo Safari, Rio Mahendra ketika ditemui awak media di sela-sela parade satwa, Sabtu, 17 Agustus 2024.

banner 300x250

Parade ini kian tambah menarik karena para staf yang ikut parade mengenakan pakaian konsep jungle dan pakaian khas beberapa daerah di Indonesia. Kondisi ini menambah semarak suasana parade yang mendapat perhatian para pengunjung.

Baca juga: Peringati Kemerdekaan RI, Solo Safari Siap Gelar Pawai Satwa dan Tiketnya Didiskon 17 Persen

Menurut Rio khusus tanggal 17 Agustus mengadakan parade satwa dimulai dari pintu gerbang muter menyusuri jalan di Solo Safari dan berakhir di camel ride atau kandang unta. Karena sekarang ini bertepatan dengan peringatan 17 tahun hari kemerdekaan Indonesia maka kita buat khusus parade satwa.

Dia menjelaskan tujuan menggelar parade satwa antara lain untuk memberi edukasi baru kepada para pengunjung. Karena Solo Safari dinilai merupakan salah satu lembaga konservasi di Indonesia. Oleh sebab itu pihaknya selain menggelar show satwa, pihaknya juga harus mengedukasi satwa yang ada ke pengunjung.

Solo Safari, kata dia, saat ini sudah dua kali mengelar pawai satwa. Sebab tahun lalu juga sudah digelar parade satwa dan tahun ini adalah tahun kedua.

Rombongan parade satwa di Solo Safari, berjalan keliling taman sambil membawa hewan. (Portalika.com/Iskandar)

“Kebetulan tahun ini acara digelar hari Sabtu sehingga seperti biasanya lagi banyak pengunjung. Selain parade satwa juga kami juga menggelar yoga,” papar Rio.

Selain itu juga ada face painting dan beberapa staf yang ikut parade satwa juga dikasih face painting sehingga kesannya seperti jungle. Di sisi lain Rio yang asli Betawi mengaku senang bisa mengenakan kain lurik seperti pakaian tradisional Jawa umumnya.

“Pakai kain lurik kesannya enak, nyaman. Hanya saja kalau blangkonnya agak panas,” ujar dia.

General Manager Solo Safari, Rio Mahendra menjawab pertanyaan awak media di sela-sela parade satwa di Solo Safari, Jurug, Solo, Jateng, Sabtu, 17 Agustus 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Pada bagian lain suasana parade satwa di Solo Safari Sabtu lalu berlangsung semarak. Sejumlah pengunjung tampak senang dengan parade satwa tersebut.

Sehingga ketika rombongan parade satwa melintas di dekat mereka banyak yang mengabadikan arak-arakan menggunakan ponsel masing-masing.

“Ini kesempatan melihat satwa dari dekat. Karena satwa yang biasanya ditempatkan di tempat penangkarannya saat ini digunakan untuk parade dibawa pawang masing-masing,” ujar salah seorang pengunjung. (Iskandar)

Komentar