
Portalika.com [Slogohimo] – Pada tanggal 25 Agustus 2024, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) melaksanakan program pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang bertujuan untuk meningkatkan minat berwirausaha di kalangan ibu-ibu PKK Kelurahan Sanggrong. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri, serta berkontribusi pada peningkatan perekonomian keluarga.


Pelatihan ini dipandu oleh Fatimah Azzahro, anggota KKN kelompok 48 Unisri, dengan bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Dr. Bambang Ali K. SH, M.Hum. Dalam sesi tersebut, Fatimah tidak hanya mendemonstrasikan cara pembuatan sabun cuci piring, tetapi juga memberikan panduan tentang pengemasan produk untuk meningkatkan nilai jual.
“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk upaya kami dalam mendorong semangat berwirausaha di kalangan ibu-ibu PKK. Dengan keterampilan membuat sabun cuci piring, diharapkan mereka dapat menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi,” ungkap Fatimah. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga.
Salah satu peserta, Eni, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelatihan ini. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini. Pengetahuan yang saya dapatkan sangat bermanfaat dan akan saya terapkan untuk membuat sabun cuci piring sendiri. Saya berharap usaha ini dapat membantu menambah penghasilan keluarga,” ujarnya dengan antusias.
Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota KKN UNISRI, Bapak Lurah, serta ibu-ibu dari setiap lingkungan Kelurahan Sanggrong, dan berlangsung di Balai Kelurahan. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, mendapatkan wawasan baru mengenai pembuatan sabun cuci piring dan kewirausahaan. Hal ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat, menciptakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru, serta meningkatkan ekonomi lokal.
Ke depan, diharapkan pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain pembuatan sabun cuci piring, berbagai keterampilan lain yang dapat meningkatkan potensi ekonomi keluarga juga perlu dikembangkan. Dengan demikian, masyarakat Sanggrong diharapkan dapat menjadi lebih mandiri dan sejahtera.(*)










Komentar