PMI Kota Surakarta Gandeng Pemkot Perkuat Sinergi Kemanusiaan di Tingkat Kecamatan

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi PMI Kecamatan Kota Surakarta Tahun 2026.

Pertemuan strategis ini mengusung tema besar untuk memperkuat sinergi dan mengoptimalkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

banner 300x250

Sebagai penyelenggara, PMI Kota Surakarta mengundang jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta guna menyelaraskan program kerja kemanusiaan. Agenda ini dihadiri Walikota Surakarta, Respati Ardi serta lima camat se-Kota Surakarta.

Walikota Surakarta, Respati Ardi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PMI Kota Surakarta atas inisiatif pertemuan ini serta kepercayaan yang diberikan kepada pihak pemerintah daerah, khususnya para camat.

“Saya mengapresiasi PMI Kota Surakarta yang telah memberikan kepercayaan kepada kami di Pemerintah Kota melalui para camat. Kami berpesan, kesempatan yang diberikan PMI Kota Surakarta kepada rekan-rekan camat harus dimanfaatkan dengan baik untuk pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dan sosial. Kami berharap ke depan koordinasi ini terus berjalan untuk saling membantu dalam melayani masyarakat kita,” ujar Respati Ardi.

Lebih lanjut, Respati Ardi menjelaskan bahwa PMI Kota Surakarta juga memberikan mandat kepada pihak kecamatan untuk membantu menjaring susunan kepengurusan baru.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk menemukan figur pengurus yang tepat dan berintegritas.

“Saat ini kami diberikan kepercayaan untuk mencari pengurus baru. Jadi, kita harus menemukan benar-benar orang yang mau bekerja untuk masyarakat, yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, dan memang mau mengabdi untuk masyarakat. Ini penting dan tidak mudah, maka dari itu nanti kita cari bareng-bareng bersama PMI,” tambah Respati.

Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto, menyampaikan terima kasih atas arahan dan usulan yang diberikan oleh Wali Kota serta dukungan dari para camat di lima kecamatan se-Kota Surakarta.

Ia menjelaskan koordinasi ini merupakan bagian penting dari amanat AD/ART organisasi setelah kepengurusan di tingkat kota dikukuhkan.

“Saat ini merupakan momentum untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan yang masa jabatannya juga telah habis. Kami berharap pengurus kecamatan yang baru nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat. Pengurus kecamatan adalah ujung tombak kami, sehingga program-program yang sudah berjalan dengan baik di tingkat kota dapat lebih dimanfaatkan langsung oleh warga melalui kehadiran mereka,” jelas Sumartono.

Dia juga menekankan pentingnya peran pengurus kecamatan dalam mendorong regenerasi pendonor darah serta menggalang semangat gotong royong.

Melalui wadah ini, PMI berkomitmen untuk terus menyerap masukan langsung dari tingkat akar rumput agar program kemanusiaan yang dihadirkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini berjalan semakin solid dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Solo. Bersama-sama, kita ingin terus menumbuhkembangkan jiwa sosial serta semangat saling membantu sesama di bidang sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Ketua PMI Kecamatan Banjarsari, Utik Sri Wahyuni. Ia menyatakan bahwa inisiatif rapat koordinasi dari PMI Kota Surakarta ini sangat krusial demi menjaga keberlanjutan pelayanan di tingkat akar rumput.

“Saya apresiasi sekali kegiatan PMI Kota Surakarta pada hari ini, yaitu rapat koordinasi dan konsolidasi dengan lima camat yang juga dihadiri langsung oleh Bapak Wali Kota Respati Ardi. Karena kepengurusan pada tahun ini habis dan ada bapak-bapak camat yang baru menjabat, perlu adanya konsolidasi dengan kecamatan sehingga nanti kegiatan yang sudah berlangsung selama ini bisa terus ‘nyambung’. Artinya, program tidak putus dengan adanya pergantian kepala wilayah baru,” urai Utik Sri Wahyuni.

Melalui forum koordinasi ini, PMI Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mempererat hubungan kerja dengan struktur pemerintahan kecamatan agar seluruh program pelayanan kesehatan dan penanganan sosial dapat terdistribusi secara cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Surakarta. (Ariyanto)

Komentar