Pupuk Rasa Cinta Tanah Air, Siswa SD Dikenalkan Kearifan Lokal

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Mahasiswa KKN Unisri, Solo, kelompok 50 yang ditugaskan di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo melaksanakan program kerja sosialisasi dalam rangka menguatkan local wisdom atau kearifan lokal kepada siswa kelas V SDN 1 Ngombakan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa/siswi SD terkait keberagaman kearifan lokal yang ada di Indonesia. Megah Rahmat Ramadhan, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, pelaksana program kerja dengan dampingan dosen pembimbing lapangan KKN, Anggo Doyoharjo, SH, MH.

banner 300x250

Megah sebagai perancang program kerja, ingin menargetkan anak usia 7-12 tahun yang merupakan angka usia yang lebih matang dalam kategori sekolah dasar, sebagai penerima materi dalam edukasi mengenai penguatan kearifan lokal.

Baca juga: Begini Resep Menjaga Kesehatan Jiwa, Dari Mahasiswa KKN Unisri

Menurut Megah, pemberian materi terkait penguatan kearifan lokal di SD akan efektif apabila disesuaikan dengan umur dan latar belakang audiens karena dalam kearifan lokal terdapat hal-hal yang sangat penting dijelaskan agar tidak salah paham ketika dalam memahami keberagaman kearifan lokal Indonesia.

Sosialisasi tentang kearifan lokal diperlukan untuk memupuk rasa cinta tanah air dan sebagai perlawanan budaya asing yang memiliki efek buruk ke dalam negeri. Hal yang penting dalam penguatan kearifan lokal kepada anak bangsa adalah pengenalan yang baik tentang budaya dan keragaman, pemahaman yang luas dan mudah diterima anak-anak, serta implementasi pengetahuan yang sudah di dapat.

Portalika.com/Ist

Menurutnya, program sosialisasi tepatnya telah dilaksanakan 10 Agustus 2023 di ruang kelas V dengan diawali memperkenalkan tim KKN terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan penjelasan materi pengenalan kearifan lokal seperti menjelaskan maksud dan alasan adanya kearifan lokal di daerah tersebut.

Megah juga memberikan penjelasan salah satu kearifan lokal dengan melalui menonton video visual mengenai kearifan lokal yang sedang dipaparkan. Adapun penambahan materi melalui video visual ini juga bertujuan untuk lebih menambah daya tarik dan gambaran kepada siswa terkait penjelasan materi.

Setelah pemaparan, Megah juga memberikan kuis ke siswa. Kemudian seluruh siswa yang dapat menjawab pertanyaan akan mendapatkan hadiah agar lebih semangat lagi dalam belajar mengenal budaya bangsa sendiri. (Heris)

Komentar