Portalika.com [KARANGANYAR] – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, mendapatkan suntikan ilmu berharga. Rohmat Nur A, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan memberikan pendampingan intensif mengenai pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 ini menyasar tiga UMKM lokal: sebuah stand minuman, toko kelontong, dan usaha makanan ringan.
Rohmat menjelaskan bahwa berdasarkan observasi awal, banyak pelaku UMKM yang masih mencampuradukkan keuangan pribadi dan usaha. Kebiasaan ini, ditambah dengan minimnya pencatatan pemasukan dan pengeluaran, menjadi kendala utama dalam pengembangan bisnis mereka. “Sulit bagi mereka untuk mengetahui keuntungan bersih, mengelola modal, atau membuat rencana ke depan,” jelas Rohmat. Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi solusi awal untuk mengatasi masalah tersebut.

Kegiatan pendampingan dilakukan secara bertahap dan praktis. Tahap pertama, Rohmat memberikan pemahaman mendasar tentang pentingnya pencatatan keuangan harian dengan bahasa yang mudah dicerna. Kedua, ia memperkenalkan format buku pencatatan manual yang sederhana, mencakup kolom tanggal, keterangan transaksi, pemasukan, pengeluaran, saldo, laba rugi, serta catatan utang-piutang. Terakhir, para pelaku UMKM langsung diajak mempraktikkan pencatatan menggunakan data transaksi riil mereka.
Respon para pelaku UMKM sangat positif. Mereka terlihat antusias dan aktif bertanya selama sesi pendampingan. Mereka juga mulai memahami bahwa pencatatan yang rapi bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga alat penting untuk memantau kesehatan keuangan usaha. Pengetahuan ini juga berguna saat mereka membutuhkan laporan untuk mengajukan pinjaman modal atau menjalin kerja sama usaha di masa mendatang.
Rohmat berharap, setelah kegiatan ini, para pelaku UMKM dapat konsisten dalam menerapkan kebiasaan pencatatan. Meskipun terlihat sederhana, langkah kecil ini diharapkan mampu membantu usaha mereka berkembang lebih terarah dan memiliki daya saing yang lebih baik. Bagi Rohmat sendiri, program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi di tingkat masyarakat desa.












Komentar