Wisuda Ke-37 Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Dibarengkan Dengan Hardiknas

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 pada 2 Mei 2024 dimanfaatkan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta untuk mewisuda 54 mahasiswa dari program Pascasarjana dan strata satu. Momen wisuda ini bertepatan juga dengan Milad ke-45 IIM Surakarta dengan mengusung tema Sinergi Menuju Unggul.

Ketua panitia, Dr HM Ja’far Nashir, MAg dalam acara gladi bersih akhir April 2024, menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang mengikuti periode pertama wisuda yang mulai tahun ini IIM Surakarta akan melaksanakan dua kali prosesi wisuda dalam satu tahun.

banner 300x250

Abidzar Al-Ghifari, SPd wakil dari wisudawan dalam pesannya mengaku berterima kasih kepada bapak ibu dosen yang dengan sabar membimbing menjadikan IIM sebagai kawah candradimuka tetapi tetap menyenangkan.

Baca juga: Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta Tuan rumah Raker Aliansi BEM Se-Solo Raya Periode 2024

“IIM sebagai kawah candradimuka saya, menjadi bagian yang tidak dapat saya lupakan, banyak kenangan indah yang menyenangkan,” imbuhnya.

Tak lupa sebagai wakil wisudawan Abidzar juga meminta maaf jika selama berada di IIM berbuat salah.

Wisuda sarjana kampus IIM Surakarta. (Portalika.com/Nadhiroh)

Sementara itu, Rektor Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Dr H Muh Kurniawan Budi Wibowo, SAg, SH, MH, CLA berpesan sesuai tema wisuda Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta yang ke-37 yaitu Create Your Future In The Digital Era atau Ciptakan Masa Depan Anda di Era Digital kepada para wisudawan wisudawati.

Pertama, jangan bunuh masa depan dengan tindakan hari ini. “Dengan era digital saat ini wisudawan diharapkan mampu menahan jari-jari harus mau saring sebelum sharing, chat sebelum share dan pikir sebelum kirim,” ujarnya.

Kedua, jemput masa depan dengan optimis dan pertahankan integritas, pertahankan marwah diri jaga kejujuran demi masa depan. Ketiga, kesuksesan didapat karena ada orang-orang disekitar yang mendukung Anda.

“Wisudawan bukan mantan IIM tetapi alumni. Karena kalau mantan itu menyakitkan dan tidak ada reuni tapi kalau alumni itu saling membahagiakan dan  merindukan reuni karena kita akan bertemu kembali,” tegasnya. (Nadhiroh/*)

Komentar