Sabtu Ini, Grebeg Sudiro Mulai Digelar Diawali Prosesi Umbul Mantram

Disemarakkan Pembagian 4.000 Kue Keranjang

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Event tahunan di Kota Solo, Grebeg Sudiro (GS) tahun 2024 yang biasa digelar berdekatan dengan perayaan tahun baru Imlek, memasuki tahun ke-15. Acara yang menampilkan akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa itu menjadi bagian dari event Kota Solo sejak 2007.

Lurah Sudiroprajan, Jebres, Solo, Jateng, Asthywiana Swastiyani Leo mengatakan acara budaya ini dimulai dengan prosesi Umbul Mantram pada Sabtu 27 Januari 2024 di halaman Kelurahan Sudiroprajan. Yang tak kalah menarik saat karnaval budaya pada 4 Februari 2024 panitia akan membagikan sekitar 4.000 kue keranjang.

banner 300x250

Sesuai jadwal kegiatan GS digelar hingga 10 Februari 2024. “Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas berkat yang telah diberikan kepada masyarakat kami dengan kirab,” ujar dia didampingi Ketua III GS, Yanuar Sri Hartono dan Humas GS, Arga Dwi Setyawan saat konfernsi pers di Pendapa Kelurahan Sudiroprajan, Jumat 26 Januari 2024.

Baca juga: Puluhan Grup Se-Indonesia Ikuti Festival Payung Di Solo

Menurut Leo event ini digelar oleh para tokoh pemuda, tokoh agama, penggiat seni Kelurahan Sudiroprjan. Grebeg ini menjadi wadah budaya berbagai lapisan masyarakat, bahkan saat ini sudah menjangkau Indonesia yang sangat luas dan masif.

Tahun 2024 GS tercatat masuk menjadi salah satu dari 100 top event nasional dalam kegiatan atau program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Melalui deputi penyelenggaraan event, kegiatan GS bersama empat event Kota Solo lainnya, bergabung dengan 100 event tingkat nasional masuk ke Kharisma event nasional 2024.

Menjelang perayaan tahun baru Imlak, Jl Jend Sudirman Solo, Jateng yang menjadi salah satu tempat yang akan dilalui prosesi Grebeg Sudiro dihiasi dengan berbagai boneka pendukung. Foto diambil Jumat 26 Januari 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Mungkin info tersebut belum ter-update luas karena launching Kharisma evet nusantara baru dilaunching pada 27 Januari 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). “Kami selaku penyelenggara GS diundang khusus untuk mengikuti kegiatan tersebut.”

Tema GS tahun 2024 pihaknya masih berpedoman pada satu tema besar yaitu akulturasi dan kebhinekaan. Jadi, kata Leo, tema tahun ini adalah bersatu dalam kebhinekaan.

Gunungan Hasil Bumi & Puncak GS
Lebih lanjut dia mengutarakan GS digelar sebagai ujud doa dengan membawa gunungan hasil bumi mengelilingi wilayah Kelurahan Sudiroprajan. “Dilanjutkan dengan kembul bujana dengan masyarakat Sudiroprajan,” papar dia.

Tahun ini penyelenggaraan GS akan ada sesuatu yang bebeda, karena penyelenggara didampingi Dinas Pariwisata Jateng dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Jadi mereka akan langsung terjun mendampingi panitia dalam rangkaian kegiatan Umbul Mantram.

Leo mengatakan gelaran acara tahun ini akan dihadiri perwakilan Pemda Manado. Mereka sudah memohon surat untuk mengikuti upacara Umbul Mantram. Dalam acara ini pihaknya akan berkolaborasi dengan Padepokan Braja Buana, Karanganyar di bawah asuhan Basuki. Nanti akan ada iring-iringan di bawah komando Bergada dari Padepokan Braja Buana.

Sebagai puncak GS pihaknya akan mengadakan karnaval budaya digelar Minggu 4 Februari 2024. Venue utama di Pasar Gede atau kawasan heritage Surakarta yang masuk permukiman wilayah Kelurahan Sudiroprajan. Karnaval Budaya rencananya dihadiri Menteri Sandiaga Salahuddin Uno.

Leo menjelaskan untuk bazar UMKM dan perahu wisata tahun ini mulai diadakan 28 Januari-10 Februari 2024 di kawasan Pasar Gede Solo. Bazar dan perahu dinilai menjadi salah satu daya tarik tesendiri. Untuk besaran tiket perahu wisata tetap seperti tahun lalu yaitu Rp10.000 sekali menggunakan perahu.

Kawasan Pasar Gede Solo, Jateng menjadi salah satu tempat yang akan dilalui prosesi Grebeg Sudiro. Foto diambil Jumat 26 Januari 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Sedangkan untuk penutupan GS akan dikemas dalam heritage and harmoni music GS 2024 pada 22 Februari 2024 di Tirtonadi Convention Hall. Kegiatan ini resmi disuport Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan juga Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Jateng. Sebagai gues star Guyon Maton, Fisip Meraung, Diskoplo dan The Diamonds.

Pihaknya juga akan mengadakan kampung akulturasi GS tahun 2024. Ini merupakan salah satu rangkaian setelah kegiatan karnaval budaya yang digelar tanggal 8 dan 9 Februari di Halaman Balai Kota Surakarta.

“Di situ akan ada penampilan local genius Surakarta salah satunya reog, tari dan sebagainya. Akan ada panggung hiburan di depan Pendhapi Gede,” kata dia.

Rute Kirab
Untuk rute kirab budaya sama seperti tahun 2023, mulai dari kawasan Pasar Gede, ke Jl Urip Sumoharjo, Jl Jend Sudirman, Jl Mayor Kusmanto, Jl Kapt Mulyadi, Jl RE Martadinata, Jl Tjut Nyak Dien, Jl Ir Juanda, Jl Urip Sumoharjo dan finis di kawasan Pasar Gede.

Umbul Mantram yang digelar Sabtu pukul 18.00 WIB start dari Kelurahan Sudiroprajan melewati Jalan RE Martadinata, ke Jl Tjut Nyak Dien, Jl Ir Juanda, Warung Pelem sampai Pasar Gede dan mengitari Jl Jend Katamso atau Ketandan dan finis di Kelurahan Sudiroprajan.

Untuk penanganan evakuasi kecelakaan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas pengampu Sudiroprajan yaitu Puskesmas Purwodiningratan dengan menempatkan tim medis, di lokasi kegiatan. Mereka bertugas untuk memberi petolongan pertama jika terjadi keadaan bahaya agar dilarikan ke rumah sakit (RS) tedekat. Seperti RS Hermina, RS Dr Oen Kandang Sapi, RS dokter Moewardi.

Di bagian lain Ketua III GS, Yanuar Sri Hartono mengungkapkan jumlah peserta GS ada 50 kelompok karnaval atau sekitar 2.500 orang peserta. Peserta dari wilayah Jebres, ada perwakilan dari Pokdarwis masing-masing kelurahan di Jebres.

“Salah satunya di Gendekan, Pokdarwis Kelurahan Jebres. Untuk jumlah jodang, beda dengan tahun lalu yang menampilkan dua jodang, tahun ini hanya satu jodang,” kata dia. (Iskandar)

Komentar