UMKM Desa Bagor, Sragen Dapatkan Materi Promosi Medsos

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Kegiatan Hibah PKM DIPA ISI Surakarta Tahun 2024 yang resmi dibuka Kepala Desa, Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Kukuh Riyanto dan hadir juga Lasiyo, selaku Ketua UMKM Desa Bagor.

Tim PKM Dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta dengan mengangkat tema Optimalisasi UMKM Desa Bagor, Miri sebagai penopang objek wisata The New Kemukus, Sragen melalui pelatihan aspek pemasaran medsos instagram dan produk kemasan (Packaging) yang terdiri dari Basnendar Herry Prilosadoso, MDs selaku ketua tim, dibantu oleh M Harun Rosyid Ridlo, MSn dan Ditya Fajar Rizkizha, MSn sebagai anggota.

banner 300x250

Beberapa warga peserta pendampingan dan pelatihan antusias mengoperasikan handphone untuk membuat akun instagram dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Warga yang tergabung dalam kelompok UMKM Desa Bagor ikut serta kegiatan yang berfokus peningkatan aspek pemasaran di media sosial instagram.

Baca juga: Kolaborasi Dosen FSRD ISI Surakarta Lolos Seleksi Ikuti The 13th ICAS 2024, Angkat Museum Legiun Kavaleri Mangkunegara

PKM Tematik Kemitraan ini dibantu oleh beberapa mahasiswa untuk mendampingi peserta baik secara materi umum pemasaran produk UMKM di medsos, juga materi praktek bagaimana menyusun konten, strategi soft selling, story telling, dan optimalisasi promosi di Instagram ini dilaksanakan pada Rabu, 4 September 2024 yang berlokasi di rumah salah satu warga.

Kukuh Riyanto, berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan UMKM Desa Bagor baik dari aspek pemasaran dan promosi, khususnya di medsos instagram dan dampaknya meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat.

Sedangkan menurut Ditya Fajar Rizkizha, salah satu anggota tim dosen, kegiatan diharapkan kepada peserta UMKM untuk melek teknologi agar lebih meningkatkan promosi melalui media sosial berupa Instagram. Selain itu dengan medsos lebih efisien dan dapat menjangkau konsumen lebih luas lagi ungkapnya.

Lasiyo, sebagai ketua paguyuban yang juga salah satu peserta berharap dengan adanya pelatihan ini, selain dapat memiliki akun Instagram dan juga untuk media promosi serta pemasaran produk kripik singkong dan pisangnya yang sudah dirintis sejak lama ini ungkapnya. (Triantotus)

Komentar