Ajak Masyarakat Berzakat, Masjid Kota Barat Adakan Kajian, Bagaimana Ketentuan, Simak Disini

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Takmir Masjid Kota Barat, Solo bekerja sama dengan Perguruan Muhammadiyah Kota Barat Surakarta menggelar kajian Ramadan bertema ajakan menunaikan zakat, Minggu, 23 Maret 2025. Kegiatan diikuti ratusan jamaah.

Kajian menghadirkan ustadz Parno dari Majelis Tabligh PDM Karanganyar sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ustadz Parno menegaskan ancaman bagi mereka yang enggan membayar zakat. Ia menjelaskan zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan penyucian jiwa.

banner 300x250

“Harta yang tidak dikeluarkan zakatnya akan dikalungkan di leher pemiliknya di hari kiamat. Harta tersebut akan berubah menjadi seekor ular jantan beracun yang menggigit pemiliknya. Bahkan, mereka akan diseterika di lambung, dahi dan punggungnya sebagai azab di hari kiamat,” jelasnya di hadapan jamaah.

Baca juga: Respati Sampaikan Komitmennya Di 100 Hari Pertama Kerja, PKL Kota Barat Tanyakan Kemungkinan Digusur

Ustadz Parno menjelaskan banyak orang hanya mengeluarkan zakat fitrah, tetapi tidak mengeluarkan zakat mal. Zakat Fitrah sebesar 2,5 kg beras sebagai penyempurna kekurangan ibadah puasa di bulan Ramadan. Zakat Mal untuk membersihkan harta.

“Misal ada yang memiliki sekitar 4 miliar rupiah. Setelah dikurangi utang, ditunaikan zakat mal sebesar 2,5 persen dari total harta tersebut. Misal 2 miliar rupiah maka zakat yang harus dikeluarkan adalah 50 juta rupiah. Sayangnya, masih banyak yang enggan menunaikan kewajiban ini,” jelasnya.

Portalika.com/Aryanto

Ketua pelaksana kegiatan, Taryanto, menyampaikan pengajian ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Nuzulul Quran 1446 H yang rutin diadakan Masjid Kota Barat. Ia berharap melalui acara ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan jamaah serta memperdalam pemahaman agama Islam.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dari tahun ke tahun dengan konsep yang lebih baik. Selain meningkatkan kesadaran berzakat, kami juga ingin membangun tradisi keilmuan di kalangan jamaah,” ungkapnya.

Takmir Masjid Kota Barat, Hambali, menambahkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, pihaknya mengajak seluruh jamaah untuk menunaikan zakat fitrah dan zakat mal melalui masjid, salah satunya Masjid Kottabarat. Panitia penerima zakat telah bersiap sejak tiga hari sebelum Idul Fitri untuk memfasilitasi penyaluran zakat kepada yang berhak menerima.

“Mari kita galakkan semangat berzakat fitrah dan zakat mal melalui Masjid Kota Barat. Dengan berzakat, kita tidak hanya menyucikan harta, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ajaknya.

Dia berharap setelah kajian semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya zakat sebagai bagian dari ibadah dan wujud kepedulian sosial terhadap sesama. (Aryanto/*)
Editor: Triantotus

Komentar