Ikuti Salat Ied, Ribuan Orang Padati Taman Parkir Kota Barat

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Ribuan umat Islam memadati taman parkir sentra kuliner Kota barat Solo untuk mengikuti salat idul fitri 1445 H, Rabu kemarin. Bertindak sebagai imam dan khotib salat, Dr Isman Saleh, SH, SHI, MH, dosen Pasca Sarjana UMS.

Jemaah terlihat sudah memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB dan pelaksanaan salat dimulai 30 menit berikutnya.

banner 300x250

Saat khotbah salat idul fitri, Dr Isman Saleh, mengajak kepada jemaah untuk merawat taqwa yang menjadi nilai dari puasa dengan rasa syukur dan ikhlas. Karena hal itu sesuai dengan wasiat Nabi Muhammad SAW dalam hadits dan ayat Allah SWT dalam Alquran.

Baca juga: Bahagia Bersama Wartawan Solo Dan PSSI Dalam Drama 15 Gol Di Kota Barat

“Prinsip taqwa adalah nilai yang kolektif dan tidak boleh hanya menjadi nilai individu. Keberkahan sebuah negeri dilihat dari seberapa nilai ketaqwaan pemimpin dan masyarakat,” papar dosen Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Isman berharap melalui momen idul fitri, kita mampu bermuhasabah agar krisis moral dan kegiatan-kegiatan yang jauh dari nilai-nilai agama mampu diperbaiki ke depan. 

“Harapan kita dengan puasa kita bermuhasabah untuk melihat permasalahan yang muncul akhir-akhir ini yang tidak dibenarkan dalam nilai-nilai Islam. Cara seperti itu mengkhianati batin dan rohani kita sebagai muslim,” ungkapnya.

Jemaah duduk di kursi untuk mengikuti salat ied. (Portalika.com/Aryanto)

Sementara itu, ketua panitia, Muhammad Khairul Safa’at menyampaikan jemaah yang mengikuti salat idul fitri diperkirakan 1.000 lebih. Sebelumnya, panitia sudah mempersiapkan tempat salat dengan mengajukan perizinan ke pihak terkait kemudian menyiapkan perlengkapan dan susunan acara. Agar tertib dan aman, panitia melibatkan Kokam untuk menjaga dan mengatur lalu lintas.

“Persiapan dimulai dari jam sembilan malam dengan mempersiapkan mimbar, tikar, panggung imam, kotak infaq, dan lain-lain. Pukul dua belas malam, panitia membersihkan lapangan parkir dan membuat garis shaf salat,” jelasnya. (Aryanto/*)

Komentar