Kapolda Tegaskan Riau Haram Untuk Peredaran Narkoba. Nekat, Tindakan Tegas Terukur Dihadiahkan

banner 468x60

Portalika.com [RIAU] – Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu sebanyak 25 kilogram dan 34.000 pil ekstasi selama dua bulan terakhir. Seluruh barang haram itu dimusnahkan pada 12 Juli 2024.

Dalam pemusnahan tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengultimatum para bandar narkoba untuk tidak lagi menjalankan bisnis haram di Riau.

banner 300x250

“Pengedar narkoba tidak ada ruang di Riau. Saya perintahkan ke Direktur Narkoba dan Kapolres supaya tindak setegas-tegasnya,” ujarnya dalam konferensi pers.

Baca juga: Residivis Narkoba Dibekuk Polres Sukoharjo Lagi, Sabu Seberat 9,67 Gram Diamankan. Seorang Masuk DPO

Menurut Kapolda, apabila para bandar narkoba itu nekat tetap beraksi, bahkan melawan saat diamankan, maka jajarannya diperintahkan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas terukur.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan pada Mei dan Juni 2024 total barang sitaan, yakni 25,1 Kg sabu, 34.250 butir pil ekstasi, 3 Kg ganja kering dan 70.000 butir pil happy five. Kemudian, ditangkap 25 tersangka, di mana 11 di antaranya adalah jaringan internasional.

“Operasi yang dilakukan selama dua bulan tersebut berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional dan menangkap 25 orang tersangka. Dimana 11 tersangka merupakan jaringan internasional,” jelasnya.

Portalika.com/Anom

Ditambahkan Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, dari jumlah tersangka yang diamankan ada 17 tersangka ditangkap tim Direktorat Narkoba Polda Riau. Sedangkan 8 lainnya tangkapan Polres Bengkalis.

Penindakan terhadap peredaran gelap narkoba itu sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo. Jenderal Sigit mengatakan, kejahatan narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

“Oleh karena itu kami terus berkomitmen melakukan penegakan hukum narkoba termasuk kejahatan lain yang meresahkan masyarakat,” ungkap Jenderal Sigit. (Triantotus)

Komentar