Portalika.com [Wonogiri] – Dalam upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cangkring, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi, Dahliana Hendarti, mengadakan sosialisasi penyusunan laporan keuangan pada Senin, 12 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dijalankan di desa tersebut.
Sosialisasi yang bertempat di Balai Desa Cangkring ini dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha dan anggota PKK. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha tentang pentingnya laporan keuangan yang tertib dan akurat, serta membantu mereka dalam menyusun laporan keuangan yang sederhana namun efektif.
Dalam sambutannya, Dahliana menjelaskan bahwa penyusunan laporan keuangan yang baik sangat penting bagi keberlangsungan usaha. “Dengan laporan keuangan yang rapi, para pelaku UMKM dapat mengontrol arus kas, mengetahui laba atau rugi, serta memiliki data yang akurat ketika membutuhkan akses permodalan dari lembaga keuangan,” kata Dahliana.
Sebagai mahasiswa jurusan Akuntansi, Dahliana memaparkan materi mengenai dasar-dasar akuntansi yang mudah dipahami oleh pelaku UMKM. Ia menjelaskan komponen-komponen penting dalam laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan catatan arus kas. Sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana peserta dapat langsung berkonsultasi mengenai masalah keuangan yang mereka hadapi dalam usaha.
Selain pemaparan teori, Dahliana juga mengajak para peserta untuk melakukan simulasi penyusunan laporan keuangan sederhana. Dengan menggunakan contoh kasus nyata yang diadaptasi dari usaha para peserta, mereka diajak untuk mengidentifikasi pengeluaran dan pemasukan, serta bagaimana mencatatnya secara sistematis.
Ibu Siti, seorang pelaku UMKM yang memiliki usaha pembuatan kerajinan tangan, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. “Sebelumnya, saya tidak pernah mencatat secara detail pengeluaran dan pemasukan. Saya hanya mengandalkan ingatan. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih paham cara menyusun laporan keuangan. Ini sangat membantu saya dalam mengelola usaha dengan lebih baik,” ungkapnya.
Dahliana juga menekankan bahwa penyusunan laporan keuangan tidak harus rumit. Dengan pencatatan yang sederhana namun konsisten, para pelaku UMKM dapat memonitor kesehatan keuangan usaha mereka dengan lebih baik. “Yang terpenting adalah disiplin dalam mencatat setiap transaksi, sehingga laporan keuangan bisa memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi usaha,” tambah Dahliana.
Di akhir acara, Dahliana berterima kasih kepada Pemerintah Desa Cangkring yang telah mendukung kegiatan ini dan berharap bahwa ilmu yang telah dibagikan dapat diaplikasikan oleh para pelaku UMKM dalam usaha mereka sehari-hari. Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa Cangkring, Bapak Suharto, yang berharap adanya kerja sama lebih lanjut antara desa dan universitas untuk mendukung perkembangan UMKM di desa.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Cangkring dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan usaha secara lebih profesional, sehingga mampu bersaing dan tumbuh lebih baik di masa depan. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi positif antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mendorong kemajuan ekonomi desa.(*)












Komentar