Portalika.com [KARANGANYAR] – Mahasiswa KKN Unisri Surakarta, Mawarni Butar Butar, menggelar sosialisasi literasi keuangan bertajuk “Bijak dalam Berperilaku Keuangan” untuk pemuda Karang Taruna RW 8 Desa Baturan, Sabtu (2/8/2025). Kegiatan ini menjadi tameng bagi generasi muda menghadapi maraknya pinjaman online ilegal dan judi online di era digital.
Melalui metode interaktif seperti diskusi, video edukasi, dan simulasi kasus nyata, peserta diajak memahami pentingnya anggaran pribadi dan bahaya kebocoran data. “Perilaku keuangan buruk di usia muda bisa berdampak panjang,” tegas Mawarni. Antusiasme terlihat saat peserta aktif bertanya tentang pengalaman menghadapi pinjol dan judol.

Kepala RW 8 Desa Baturan menyambut positif inisiatif ini. “Ini bekal penting untuk pemuda kami,” ujarnya. Data OJK menunjukkan 67% korban pinjol ilegal di Jateng berusia 18-30 tahun, membuat kegiatan seperti ini krusial untuk pencegahan dini.
Program ini bagian dari KKN Unisri selama 40 hari (17/7-26/8/2025). Selain literasi keuangan, mahasiswa juga mengadakan pelatihan kewirausahaan dan digital marketing untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
“Kami ingin pemuda tak hanya waspada, tapi juga kreatif mengelola keuangan,” pungkas Mawarni. Ke depan, Unisri berencana menjadikan Desa Baturan sebagai model pengembangan literasi finansial berbasis komunitas.
Penulis: Mawarni Butar Butar, Mahasiswa Manajemen, Universitas Slamet Riyadi Surakarta
Editor: Tri Wahyudi












Komentar