Membuat Pohon Cita-Cita Dan Mengaktifkan Rumah Belajar Langkah Mahasiswa KKN Memotivasi Anak Sejak Dini

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Tahun 2023 mengusung tema Unisri ikut serta meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan stunting ekonomi ekstrim dan sanitasi lingkungan.

Berangkat dari tema tersebut, KKN Unisri kelompok 36, Alifia Nurfarah, bersama Gilang dan Tunjung mengaktifkan program Rumah Belajar yang diadakan tiap hari Senin dan Kamis pukul 16.00 WIB di posko KKN 36, Dukuh Kemel, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

banner 300x250

Alifia bercerita anak-anak yang tinggal di sekitar posko, khususnya di Dukuh Kemel antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta kegiatan kurang lebih 30 anak yang ikut berpartisipasi, belajar dan bermain bersama di Rumah Belajar.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasikan UU Perlindungan Anak

Alifia, bersama anak-anak membuat pohon cita-cita. Mereka diajak untuk berkreasi menggunakan kertas lipat kemudian menggambar dan menuliskan cita-cita yang ingin diraih pada saat ia dewasa kelak. Kegiatan telah dilaksanakan pada 10 Agustus 2023.

Pohon cita-cita sarana motivasi anak belajar. (Portalika.com/Ist)

Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah membuat gerakan generasi cerdas dan optimis meraih cita-cita serta membuka wawasan mengenai gambaran masa depan anak di Dukuh Kemel.

Alasannya karena masyarakat khususnya anak-anak perlu mengetahui minat dan bakatnya sejak dini sehingga mereka dapat memiliki gambaran hidup di masa depan dan termotivasi untuk lebih memiliki tujuan serta meningkatkan minat berprestasi dalam belajar.

Perwakilan dari kegiatan tersebut, Jovi, berharap cita-citanya untuk menjadi tentara akan terwujud saat ia dewasa kelak.

“Alhamdulillah saya jadi agak longgar Mbak, sangat merasa terbantu untuk membimbing tugas sekolah anak. jadi kalau ada PR, saya suruh ke posko sampean biar diajari sama Mas Mbak yang ada disini” ujar Istiqomah, ibu dari Jovi. (Heris)

Komentar