Portalika.com [SOLO] – Keberadaan media center menjadi salah satu bagian penting tak terpisahkan dari suatu perhelatan, termasuk gelaran sepakbola terakbar sejagat, Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di Indonesia.
Kota Solo, Jateng yang ditunjuk menjadi salah satu dari tiga venue pertandingan di daerah lainnya juga mempunyai media center yaitu di Hotel Solia Zigna Kampung Batik, Solo.
Media Center Piala Dunia U-17 di Hotel Solia Zigna Kampung Batik, Laweyan, Solo ini mendapat pujian dari panitia. Karena fasilitas di tempat yang sering menjadi tempat berkumpul dan mencari informasi para wartawan untuk bahan pemberitaan ini dinilai komplet dan memadai.
Baca juga: Tiket Final Piala Dunia U-17 Di Solo Ludes 2 Jam
“Selamat siang teman-teman di tempat yang sangat bagus ini bahkan [media center ini] lebih bagus dibanding media center yang di Surabaya,” ujar Head of Marketing and Commercial Panitia Pelaksana Lokal (LOC) Piala Dunia FIFA U-17 2023, Marsal Masita ketika menjadi narasumber pada konferensi pers di Hotel Solia Zigna Kampung Batik, Solo beberapa hari lalu disambut tepuk tangan.
Marsal juga salut dengan kinerja para personel di Kementerian Kominfo yang dianggap luar biasa ini. “Kalau kita bisa membuat tempat seperti ini di setiap pertandingan timnas waduh…Tapi tentu butuh anggaran tidak sedikit tentu ya… Tapi terima kasih bagi kami di LOC kebetulan saya panitia di bagian marketing commercial,” ujar dia sambil tersenyum.
Menurut dia dihelatnya Piala Dunia di Indonesia merupakan prestasi sejarah bagi bangsa Indonesia. Kalau mengambil kutipan dari Ketua Umum PSSI, Erick Tohir, 20 tahun lagi atau 30 tahun lagi belum tentu ada Piala Dunia di Indonesia.
Karena tidak gampang suatu tempat atau negara bisa ditunjuk menjadi tuan rumah event dunia seperti ini. Dia juga berterima kasih kepada Kominfo yang dianggap telah membantu secara maksimal.
“Karena rekan-rekan media bisa mendapat informasi lebih cepat, ruangan yang nyaman dan internet cepat, jadi gampang meneyebarkan informasi Piala Dunia,” papar Marsal.
Salah seorang jurnalis yang setiap hari mangkal di media center bernama Edwi, juga mengaku nyaman berada di tempat ini. Sebab di tempat ini disediakan beberapa sarana penunjang kegiatan jurnalistik seperti komputer, akses internet yang cepat, para jurnalis juga disediakan tukang pijat dan kursi pijat elektrik.
Selain itu para insan pers ini juga disediakan berbagai menu makanan yang bisa diambil gratis setiap saat. Dengan demikian para awak media ini tak perlu keluar hotel jika ingin makan. “Pokoknya kalau ke sini [media center] jangan lupa madang [makan] karena telah disediakan,” ujar dia.
Sementara itu Project Manager Information Center Piala Dunia U-17 2023 Indonesia di Hotel Solia Zigna Kampung Batik, Solo, Affin Bahtiar mengatakan guna menyukseskan perhelatan ini pihaknya menyediakan studio 1 on 1 yang berfungsi bagi awak media yang ingin melakukan podcast atau siaran di area ini. Area help desk yang siap membantu awak media yang membutuhkan informasi fasilitas yang ada di information center.
“Kami juga menyediakan area fotokopi dan print jika rekan-rekan media ingin fotokopi atau ngeprint dokumen. Tempat ini juga ada fasilitas working area dengan kapasitas 150 tempat duduk dan 9 PC yang didukung internet berkapasitas 1GBps dari Telkom. Disinyalir menjadi yang tercepat di Solo Raya,” kata dia.
Tempat ini juga dilengkapi relaksasi area dengan dua unit kursi pijat elektrik dan dua orang terapis pengalaman. Tak ketinggalan pihaknya juga menyediakan fasilitas coffee break dan dinner yang sewaktu-waktu bisa dinikmati para awak media. (Iskandar)












Komentar