Paguyuban SMK Swasta Wonogiri Ke SMKN 1 Bamyuwangi Tingkatkan Semangat dan Inovasi Dunia Pendidikan

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Paguyuban Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta Kabupaten Wonogiri mengadakan kunjungan kerja atau studi banding ke SMK Negeri 1 Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan di wilayah Wonogiri.

Kegiatan studi banding berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 September 2023 dan diikuti oleh 25 Kepala Sekolah SMK Swasta Wonogiri. Selain kunjungan ke SMK Negeri 1 Banyuwangi, rombongan juga mengisi waktu dengan berwisata ke De Djawatan Forest – Banyuwangi, Alas Purwo, Pantai Pancur, dan berkunjung ke pusat oleh-oleh Osing Deles Pusat Oleh-Oleh Banyuwangi.

banner 336x280

Menurut Sekretaris Paguyuban SMK Swasta Kabupaten Wonogiri, Dra Dian Fadllia Nugrahani, MPd tujuan dari kunjungan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Dian Fadllia yang juga Kepala SMK Sudirman 1 Wonogiri, berharap kunjungan ini akan memberikan manfaat besar, khususnya dalam pengembangan Tefa di bidang jasa.

Baca juga: SMK 2 Pancasila Gelar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Sedangkan Ketua Paguyuban SMK Swasta Kabupaten Wonogiri, Heru Purnomo menyampaikan harapannya bahwa kegiatan studi banding ini akan menjadi sumber motivasi bagi para kepala sekolah. Dia berharap kunjungan ini tidak hanya memberi mereka wawasan baru, tetapi juga menyalakan semangat baru dalam mengembangkan sekolah-sekolah mereka.

“Semoga pengalaman ini mendorong rekan-rekan kepala sekolah untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah mereka masing-masing,” ujarnya.

Portalika.com/Thamrin

Rombongan dari Wonogiri disambut Kepala SMK Negeri 1 Banyuwangi Jawa Timur, Drs Mulyadi, MPd beserta tim. Rombongan mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mendengarkan pemaparan profil SMK Negeri 1 Banyuwangi Jawa Timur.

Selain itu, rombongan juga diajak berkeliling ke beberapa unit usaha atau Teaching Factory (TEFA) yang dimiliki SMK Negeri 1 Banyuwangi. Salah satu contoh adalah kunjungan ke laundry yang memiliki omset mencapai Rp100 juta per bulan. Rombongan juga berkesempatan melihat Edutel, Tefa DKV, dan unit-unit usaha lainnya.

Sejak tahun 2021, dibawah kepemimpinan Drs Mulyadi, MPd, SMKN 1 Banyuwangi telah memiliki 10 program keahlian dan 60 rombongan belajar dengan jumlah siswa mencapai 2.098 anak. TEFA laundry juga memiliki omzet sebesar Rp100 juta hasil kerjasama dengan 4 hotel berbintang.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antar sekolah, tetapi juga membuka peluang baru untuk inovasi dan peningkatan dalam dunia pendidikan. Diharapkan, kerjasama seperti ini akan terus berlanjut, membawa perubahan positif yang lebih besar dalam sistem pendidikan di Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya. (Thamrin)

Komentar