Pengin Gayeng, Dies Natalis Unisri Nanggap Artis Gilga Sahid

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Guna menyemarakkan hari jadi atau Dies Natalis ke-44 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, perguruan tinggi swasta (PTS) di Solo, Jateng ini akan nanggap artis penyanyi pop Jawa, Gilga Sahid. Rencana ini baru kali pertama dilakukan di kegiatan Dies Natalis Unisri karena kepingin lain dari yang lain agar gayeng.

“Terkait Dies Natalis Unisri masih ada satu agenda yaitu konser musik pada 29 Juni 2024 di Taman Sriwedari Solo mengundang grup Band Gilga. Konser musik semacam ini baru kali pertama digelar Unisri,” ujar Rektor Unisri Solo, Prof Dr Sutoyo, MPd saat ramah tamah dengan awak media di Solo’s Bistro Restaurant kawasan Kemlayan, Senin 24 Juni 2024.

banner 300x250

Mulai tahun ini hingga ke depan, ujar dia, Unisri akan selalu menggelar konser musik dengan artis guna menyemarakkan Dies Natalis. Karena itu dia mohon doa dan support kepada awak media agar konser musik bisa berjalan baik dan sukses.

Baca juga: Mahasiswa Agroteknologi Unisri Kenalkan Ecoprint Pada Adik-Adik Yayasan Griya Yatim Dan Dhuafa

Menjawab pertanyaan media apakah kehadiran Gilga akan disertainya istrinya yang juga penyanyi kondang yakni Happy Asmara yang baru saja dinikahinya, Sutoyo menjawab tidak. Kontrak Unisri hanya mendatangkan Gilga kelahiran Madiun tetapi kalau istrinya mau nemeni juga tidak masalah.

Biasanya, papar Sutoyo, artis kalau konser ada yang menemani. Bahkan meski mereka baru pacaran saja sering kali menemani apalagi ini sudah menikah. Karena itu dia berharap nanti semuanya bisa lancar.

“Dulu kami sebenarnya kan juga akan mengundang Denny Cak Nan harapannya dia ngajak istrinya [Bella Bonita] karena istrinya kan juga artis alumni Unisri. Tapi ternyata malah susah dan ketemunya Gilga ini,” ujar dia.

Sebetulnya pihaknya masih ada satu keinginan kegiatan relegi yang ingin diadakan, tapi terbentur tempat. Sebab jika mengundang salah satu penceramah kondang seperti Gus Idam atau gus lainnya, biasanya mereka mempunyai basis massa tersendiri yang banyak.

Kondisi ini dianggap suatu persoalan tersendiri sehingga sulit direalisasikan karena tempatnya belum memungkinkan. Tapi tahun depan pihaknya akan berusaha maksimal untuk mengadakannya.

Rektor Unisri Solo, Prof Dr Sutoyo, MPd memberi sambutan pada acara Rapat Terbuka Dies Natalis ke-44  Unisri di Kampus Unisri, Kelurahan Joglo, Banjarsari, Solo, Jateng, Sabtu 22 Juni 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Di bagian lain Sutoyo mengutarakan keberhasilan Unisri hingga menjadi dikenal luas seperti sekarang ini tentu tak lepas dari peran awak media.

“Karena itu saya atas nama universitas menyampaikan terima kasih, mudah-mudahan teman-teman tidak jemu kalau kami undang atau kalau ketemu dengan kami. Mudah-mudahan setiap bertemu selalu ada perubahan tntang Unisri,” ujar dia.

Intinya, kata dia, pihaknya pengin kebersamaan ini dilanjutkan dan dipelihara dengan baik. Sebab pihaknya menilai Unisri tidak akan maju tanpa peran aktif awak media.

Dia berpendapat teman-teman media sebagai ujung tombak organ di luar kampus Unisri yang mempunyai peran strategis, dalam rangka menyampaikan infomasi kepada masyarakt luas. Terkait itu pihaknya berterima kasih kegiatan Unisri berita sudah dimuat di media cetak dan media-media online.

Penerimaan Mahasiswa Baru
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Joko Pramono menambahkan acara ramah tamah dengan awak media ini sebenarnya diaksudkan untuk ngobrol santai. Pihaknya ingin lebih dekat dan mempererat hubungan dengan para awak media.

Karena selama ini setiap ada acara di kampus cuma bisa bertemu sekilas. “Ini tadi sudah bisa makan bersama satu meja maksud kami agar bapak, ibu selalu mensupport berita. Jangan bosan kalau diundang ke Unisri. Kami juga tidak bosan-bosannya membranding kampus melalui Anda semua,” kata dia.

Menyinggung soal penerimaan mahasiswa baru mungkin saat ini para calon mahasiswa masih menunggu dan berharap bisa diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Sehingga mereka belum gerudukan ke Unisri.

Dia berharap mahasiswa baru segera menentukan pilihan ke Unisri. Karena beaya kuliah di Unisri dinilai cukup terjangkau oleh semua kalangan.

“Itu yang barangkali bisa Anda garis bawahi bahwa mahasiswa baru di Unisri dari semua kalangan dan tetap bisa mengakses kuliah di Unisri,” katanya.

Lebih lanjut Joko menjelaskan pembangunan elevated jalur ganda rel kereta api di dekat Unisri diharapkan menambah pesona keindahan. Karena bangunan itu mungkin bisa menjadi ikon baru di Kota Solo, sehinngga justru akan lebih menarik bagi keseluruhan view Kampus Unisri.

Diakuinya sekarang ini masih banyak dikeluhkan sejumlah orang bahwa untuk menjangkau Unisri sulit karena ada pembangunan tersebut. Mudah-mudahan setelah pembangunan selesai justru akan lebih mempercantik daerah sekitar dengan pemandangan baru.

Pihaknya juga perlu menyampaikan ke masyarakat bahwa Kampus Unisri ada di sekitar ikon Kota Solo di antaranya Masjid Sheikh Zayed Kota Solo. Sehingga bagi masyarakat luar Kota Solo bahkan luar pulau akan lebih tertarik ke Unisri.

Karena itu kami minta tolong agar ikut mendengungkan bahwa Kampus Unisri di tengah kompetisi denngan PT lain pembeayaannya masih terjangkau. (Iskandar)

Komentar