Tiga JCH Embarkasi Solo Terpaksa Dikembalikan Ke Daerah Asal, Kenapa?

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Tiga orang jemaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Solo terpaksa dikembalikan ke daerah asal alias tidak bisa diterbangkan ke Tanah Suci Mekah karena kesehatan mereka dinilai tidak memenuhi syarat.

“Embarkasi Solo dengan berat hati mengembalikan jemaah ke daerah asal masing-masing. Ada tiga jemaah, pertama Ibu Neti Hedriyati dari kloter [kelompok terbang] 2 asal Kabupaten Temanggung usia 71 tahun. Kedua Ibu Sartiyah 83 tahun dari kloter 4 asal Kabupaten Magelang dan ketiga Ibu Istiwoni Abdul Jabar usia 80 tahun, kloter 5 dari Kabupaten Magelang,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Paniitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rahma Indradi ketika ditemui di Embarkasi Haji Dohohudan, Ngemplak, Boyolali, Jateng, Senin 13 Mei 2024.

banner 300x250

Menurut dia, mereka setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan tahap akhir di Poliklinik Embarkasi dinyatakan tidak layak terbang. Karena mereka mengalami demensia, yaitu sekelompok kondisi yang ditandai dengan penurunan setidaknya dua fungsi otak, seperti hilangnya memori dan kemampuan menilai.

Baca juga: Temanggung Jadi JCH Pertama Diberangkatkan Embarkasi Solo Minggu Siang Nikmati Makkah Route. Apa Itu?

Selanjutnya, kalau mereka saat dikembalikan kemudian diobati hingga sehat atau progesnya membaik atau demensianya tak muncul lagi, bisa konfirmasi ke panitia haji. Dengan demikian sehingga bisa dicarikan slot kosong pemberangkatan kloter berikutnya.

Tapi kalau tak memungkinkan lagi hak berangkat haji ke Tanah Suci Mekah bisa turun ke keluarganya. Namun jika hal tersebut juga tidak memungkinkan, kata Gentur, baru terakhir maka uang ongkos naik haji bisa diambil.

Sejumlah JCH yang akan berangkat menunggu di Gedung Muzdalifah di Embarkasi Haji Dohohudan, Ngemplak, Boyolali, Jateng, Senin 13 Mei 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Sementara itu hingga Senin sore Embarkasi Solo telah memberangkatkan lima kloter total sebanyak 1.800 jemaah. Untuk hari Senin pihaknya sudah menerima 10 kloter jumlahnya 3.600 jemaah.

Jemaah Asal Embarkasi Solo Sehat Semua
Gentur mengatakan PPIH Embarkasi Solo pada Senin memberangkatkan empat kloter, yakni kloter lima asal Kabupaten Magelang dan Purworejo yang diterbangkan ke Tanah Suci pukul 00.05 WIB, Kloter enam asal Purworejo pada pukul 14.15 WIB.

Sedangkan JCH Embarkasi Solo kloter tujuh dari Purworejo dan Kebumen, diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 17.50 WIB dan kloter delapan asal Kebumen diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 19.25 WIB.

“Saat ini jemaah yang sudah tiba di Arab Saudi sudah tidak menjalani pemeriksaan imigrasi lagi. Karena pemeriksaan sudah dilakukan di Embarkasi masing-masing. Di Indonesia hanya ada tiga yang bisa melakukan pemeriksaan imigrasi yaitu di Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya dan Adi Soemarmo, Solo,” kata dia.

Kepala Sub Bagian Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rahma Indradi ketika memberi keterangan kepada para wartawan di Embarkasi Haji Dohohudan, Ngemplak, Boyolali, Jateng, Senin 13 Mei 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Jadi mereka setelah mendarat di Arab Saudi akan diantar petugas naik bus ke hotel masing-masing. Jemaah yang berangkat dari Embarkasi Solo yang saat ini di Arab Saudi hingga Senin sore dinyatakan masih sehat semua.

Hal ini dinilai tak lepas dari syarat untuk melunasi haji 2024 yang mensyaratkan harus istitoah dulu. Jadi rata-rata kesehatan mereka lebih sehat. (Iskandar)

Komentar