Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Luncurkan Program Literasi dan Numerasi di SD N 1 Giriyoso

Media pembelajaran ular tangga edukatif

banner 468x60

Portalika.com [Jatipurno] – Dalam upaya meningkatkan literasi dan numerasi di Indonesia, salah satu mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi, Cindy Yunita Pratiwi, melaksanakan program kerja individu di SD N 1 Giriyoso, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Program ini berfokus pada kegiatan belajar mengajar menggunakan Alat Pembelajaran Edukatif (APE) yang inovatif.

Berdasarkan data hasil PISA 2022 yang dipaparkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, menunjukkan bahwa skor literasi membaca dunia menurun rata-rata 18 poin, sementara Indonesia hanya mengalami penurunan 12 poin. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kegiatan literasi dan numerasi sejak dini di Indonesia.

banner 300x250

Cindy mengidentifikasi potensi desa Giriyoso dalam pengenalan tanaman kakao dan merancang kegiatan pembelajaran dengan pendekatan yang menyenangkan. Dalam program ini, siswa diajak bermain dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga edukatif. Setiap peserta yang memenangkan permainan diberi kesempatan untuk mengambil amplop berisi pertanyaan yang berkaitan dengan literasi dan numerasi.

“Kami ingin memberikan kebebasan bagi anak-anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, sekaligus memperkenalkan mereka pada tanaman kakao yang merupakan potensi lokal,” ungkap Cindy. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca dan menghitung, tetapi juga memberikan wawasan baru mengenai kakao kepada siswa.

Dukungan dari pihak sekolah dan antusiasme peserta didik menjadikan program ini sukses dan dikemas dengan pendekatan baru yang inovatif. Dengan berakhirnya KKN, diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut, serta menginspirasi mahasiswa lain untuk melaksanakan program pengabdian yang membawa perubahan positif dalam pendidikan.

Cindy berharap bahwa inovasi pendidikan ini dapat membawa dampak yang signifikan bagi siswa dan masyarakat, serta memperkuat budaya literasi dan numerasi di Indonesia.(*)

Komentar