Website Desa Bisa Dibobol dalam Hitungan Menit! Mahasiswa Unisri Ungkap Trik Hacker & Cara Ampuh Mengatasinya

KKN Unisri Edukasi Remaja Karang Taruna Soal Pentingnya Keamanan Website untuk Cegah Kebocoran Data Sensitif

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Kelompok 100 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta sukses menggelar sosialisasi bertema “Uji Keamanan Website untuk Mencegah Kebocoran Data” bagi remaja Karang Taruna Desa Baturan, Kecamatan Colomadu. Kegiatan ini menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan literasi keamanan digital di era teknologi yang semakin canggih.

Dipandu oleh Ave Sina Nur Fathoni, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Unisri, peserta diajak memahami konsep dasar penetration testing (pentest) sebagai langkah preventif menghadapi ancaman siber. “Banyak yang mengira website sederhana aman, padahal bisa jadi sasaran empuk peretas,” tegas Ave.

banner 300x250
Mahasiswa KKN Unisri ajarkan remaja Karang Taruna teknik uji keamanan website & cara hadapi serangan siber. (Foto: Ave Sina Nur Fathoni/ Dok.)

Melalui demo interaktif, peserta diperkenalkan tiga jenis serangan siber utama:

  1. SQL Injection – Teknik menyisipkan kode berbahaya ke database

  2. Cross-Site Scripting (XSS) – Memanipulasi website untuk mencuri data pengguna

  3. Brute Force Attack – Membobol akun dengan mencoba kombinasi password

“Kami menggunakan tools seperti SQLMap dan Hydra untuk menunjukkan betapa mudahnya website tak aman dibobol,” jelas Ave. Sosialisasi juga mencakup solusi praktis seperti:

  • Penerapan prepared statements

  • Validasi input data

  • Penggunaan CAPTCHA

  • Mekanisme penguncian akun setelah percobaan gagal

Tak hanya aspek teknis, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya etika digital dalam pemanfaatan ilmu keamanan siber. “Pengetahuan ini harus digunakan untuk melindungi, bukan merugikan orang lain,” pesan Ave.

Kegiatan yang merupakan program kerja individu KKN Unisri ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta. “Sekarang kami paham cara mengamankan website desa dan media sosial pribadi,” ujar salah satu remaja Karang Taruna.

Penulis: Ave Sina Nur Fathoni
Editor: Tri Wahyudi

Komentar