Lewat Ecoprint, Anak-anak SD Diajak Belajar Peduli Lingkungan dengan Cara yang Asyik dan Penuh Warna

Siswa Sulap Daun Jadi Karya Seni, Jurus Mahasiswa KKN Unisri Bangkitkan Kreativitas Ramah Lingkungan

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Dalam rangka menjalankan Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Kelompok 8 melaksanakan kegiatan Program Kerja Individu yang dilaksanakan oleh Relix Tobing Seventino dengan tema “Mengembangkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Anak SD Melalui Ecoprint” pada Senin (04/08/2025).

Anak-anak sekolah dasar di Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, punya cara seru untuk belajar sekaligus menjaga lingkungan. Mereka diajak membuat karya seni dengan teknik ecoprint, yaitu mencetak pola dari daun, bunga, dan tumbuhan di sekitar menjadi gambar indah di atas kain.

banner 300x250
Anak-anak sekolah dasar terlihat antusias memilih daun dan bunga untuk dijadikan pola dalam kegiatan ecoprint yang digelar oleh mahasiswa KKN Unisri di Klaten. (Foto: Dok.)

Kegiatan ini sederhana tapi menyenangkan. Anak-anak bisa bebas berkreasi dengan bentuk dan warna alami yang mereka temukan sendiri. Dari sini, mereka belajar bahwa alam bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga bisa dijadikan media untuk berkarya. Hasilnya pun membuat mereka bangga, karena karya itu lahir dari kreativitas tangan mereka sendiri.

Selain menumbuhkan kreativitas, ecoprint juga mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami secara bijak, anak-anak jadi terbiasa peduli pada alam sekitar. Mereka juga belajar karakter positif seperti rasa syukur, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ecoprint ini dilakukan dengan cara sederhana sehingga cocok untuk anak SD. Mereka c bisa langsung turun tangan, mulai dari memilih daun, menata pola, hingga melihat hasil cetakannya. Belajar pun terasa lebih menyenangkan karena langsung berhubungan dengan alam.

Manfaatnya banyak sekali, tidak hanya menambah keterampilan baru, tetapi juga melatih motorik, konsentrasi, dan koordinasi tangan-mata. Lebih dari itu, kegiatan ini membantu menumbuhkan budaya kreatif ramah lingkungan di sekolah, sehingga bisa terus dilakukan dan dikembangkan di masa depan.

Dengan ecoprint, anak-anak Desa Jemawan tidak hanya semakin kreatif, tapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan. Inilah langkah kecil namun berarti untuk membentuk masa depan yang lebih baik, di mana seni dan alam bisa berjalan beriringan.

Penulis: Relix Tobing Seventino, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Kelompok 8

Komentar