Hamid Minta Percepatan Renovasi Lapangan Blulukan, Colomadu

Jadi Tempat Latihan Tim Piala Dunia U-17

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Lapangan SepakboIa Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu tempat latihan tim piala dunia U-17. Penunjukkan lapangan itu didasarkan hasil pengecekan langsung oleh FIFA pada 1 Agustus 2023.

Oleh FIFA, Stadion Blulukan akan dijadikan sebagai tempat latihan negara-negara peserta Piala Dunia U-17 yang akan melangsungkan pertandingan di venue terdekat di Stadion Manahan, Kota Surakarta. Terkait hal itu, politisi PKS Hamid Noor Yasin, mengapresiasi keinginan FIFA tersebut.

banner 336x280

Hamid, anggota DPR RI ini mengatakan Lapangan SepakboIa Desa Blulukan merupakan tanah kas desa yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan pasar malam. Saat ini, ujarnya, lapangan tersebut digunakan latihan pemain klub sepakbola AT Farmasi dan Persis Solo.

Baca juga: 100 Tahun Berkiprah, Persis Luncurkan Jersi Istimewa

“Beberapa hari sebelum dipantau FIFA, Arema FC juga berlatih di sini [Blulukan]. FIFA sendiri tidak memberikan catatan khusus bagi Lapangan Blulukan. Artinya sudah sesuai dengan standar FIFA,” ujar legislator Dapil Jateng IV meliputi Sragen, Karanganyar dan Wonogiri.

Menurutnya, Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 4 Tahun 2023 mengenai dukungan penyelenggaraan Federation Internationale De Football Association Under 17 World Cup Tahun 2023 atau Piala Dunia FIFA U-17 2023.

Hamid Noor Yasin, anggota Komisi V DPR RI. (Portalika.com/Ist)

Inpres mulai berlaku pada 19 September 2023 dan ditujukan kepada berbagai menteri, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala-Kepala Lembaga, dan Kepala-Kepala Daerah, di antaranya Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Walikota Surakarta dan Bupati Karanganyar.

Secara umum, ujar Hamid, Inpres tersebut menugaskan pengambilan langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing secara terkoordinasi dan terintegrasi untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia Sepakbola FIFA U-17 Tahun 2023.

Secara khusus, Inpres tersebut juga menugaskan Menteri PUPR untuk mengalokasikan anggaran dan melaksanakan renovasi prasarana dan sarana lapangan latihan, termasuk Lapangan Blulukan.

“Inpres di atas menugaskan koordinasi antara Bupati Karanganyar dengan Menteri PUPR dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar Lapangan Blulukan sesuai dengan training site agreement dari FIFA. Pembangunan sarana prasarana olahraga di Kabupaten Karanganyar ini merupakan program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR. Mohon dipercepat penyelesaiannya,” tandas Hamid.

Lebih lanjut Hamid mengatakan pada Tahun Anggaran 2024, akan ada pembangunan tahap I Training Center (TC) National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia di Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar yang sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI pada 6 September 2023 lalu.

Namun, ujarnya, rencana renovasi Lapangan Blulukan baru resmi muncul di Inpres tanggal 19 September 2023, menyusul pengumuman penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 pada tanggal 23 Juni 2023. Sedangkan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 akan berlangsung pada periode 10 November – 2 Desember 2023 atau 52 hari setelah berlakunya Inpres.

Dengan sangat sempitnya waktu renovasi prasarana dan sarana lapangan latihan di Blulukan, Hamid meminta agar pembangunan dilaksanakan secepatnya. “Kementerian PUPR dapat menggunakan anggaran tahun 2023 untuk renovasi Lapangan Pertandingan dan Latihan Piala Dunia U-20 yang telah dibatalkan oleh FIFA. Koordinasi antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Daerah dan PSSI harus dilakukan secara efektif, jangan terlalu lama,” ujar Hamid. (Triantotus)

Komentar