Mahasiswa KKN Undip Ajarkan UMKM Desa Bercak Cara Mudah Pencatatan Pendapatan

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa akuntansi Universitas Diponegoro, Semarang, Marisa Sinartya Loudina, melaksanakan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa pelatihan pencatatan pendapatan sederhana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Bercak. Latihan pada 9 Agustus 2024 ini dilakukan di tempat pemilik UMKM setempat.

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku UMKM Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali dalam pengelolaan keuangan usaha secara sistematis dan benar.

banner 300x250

Program ini diawali dengan pemaparan tentang pentingnya pencatatan akuntansi bagi kelangsungan usaha, khususnya bagi perusahaan kecil dan menengah yang belum memiliki sistem pencatatan yang baik.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Undip Dorong Minat Berwirausaha Dan Potensi Singkong Desa Bercak Dengan Inovasi Boci Instan Bercak

Mahasiswa menjelaskan, pencatatan pendapatan penting dalam menentukan kesehatan keuangan suatu bisnis, dan membantu mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Ia juga menegaskan, pencatatan yang baik akan memudahkan pelaku usaha dalam mengetahui pendapatannya maupun dalam penarikan utang kemudian hari.

Portalika.com/Ist

Setelah penyampaian materi, mahasiswa KKN dengan dosen pembimbing KKN, Dr Muchammad, ST, MT dan  Lisa’a Yihaa Roodhiyah, SSi, MSi ini, menjelaskan cara pengisian modul rekap penjualan baik lunas maupun utang. Setiap peserta diberikan modul rekap penjualan yang berisi tabel untuk mencatat pendapatan hariannya.

Mahasiswa KKN membimbing peserta secara individu, memastikan setiap pengusaha memahami dan menerapkan teknik menulis yang diajarkan. Para peserta pertemuan ini sangat aktif dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaporan keuangan dan bagaimana cara mengelola keuangan perusahaan dengan lebih baik.

Harapan diadakannya program ini agar usaha kecil dan menengah di Desa Bercak dapat mempertahankan pendapatan agar usahanya dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan. Warga desa mengucapkan terima kasih atas ilmu yang mereka peroleh dan berharap kegiatan serupa terus dilakukan di rumah mereka.

Program ini dinilai sangat bermanfaat terutama untuk mencoba meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha kecil di Desa Bercak. (*)

Penulis: Marisa Sinartya Loudina, mahasiswi Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Undip Semarang, Tim KKN Desa Bercak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali.

Editor; Suryono

Komentar