Media Online Penting Untuk Meningkatkan Pemasaran Bagi Pelaku UMKM

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bidang usaha yang dapat berkembang dan konsisten dalam perekonomian nasional. UMKM menjadi wadah yang baik bagi penciptaan lapangan pekerjaan yang direncanakan baik oleh pemerintah, swasta dan pelakunya usaha perorangan.

Dalam program kerja kelompok KKN PPM 07 Unisri mengadakan sosialisasi ataupun pelatihan mengenai pengetahuan teknologi informasi untuk pengelolaan UMKM di Desa Kunti, Boyolali khususnya para ibu-ibu yang mempunyai usaha. Sosialisasi bertujuan untuk mengurangi hambatan teknis dan memberikan pemahaman tentang potensi serta memanfaatkan media online dalam meningkatkan pemasaran.

banner 336x280

Pelaku UMKM, menurut Wahyu, dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, mencapai target lebih luas, dan memanfaatkan peluang pertumbuhan bisnis yang lebih baik melalui penggunaan platform digital.

Baca juga: Mahasiswa KKN Dampingi Pengajuan Produk UMK Kepiko Mendapatkan Label Halal

Pelatihan dilangsungkan pada 3 Agustus 2023 diikuti kurang lebih sebanyak 13 orang. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk bagian dari program peningkatan kompetensi digital di era modern, yang dirancang untuk mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia pemasaran.

Setelah diteliti, ujarmya, bahwa hal itu karena minimnya pendampingan dari pemerintah akan pemahaman tentang digitalisasi dan potensi media sosial sebagai sarana promosi. Ada beberapa kendala yang dialami di antaranya para pelaku UMKM khususnya di Desa Kunti yang jarang memiliki media sosial dalam menunjang usaha yang dijalankan.

Namun, seperti halnya peluang, penggunaan media online juga memiliki tantangan. Salah satu tantangan utamanya adalah ketatnya persaingan di dunia digital.

UMKM harus memiliki strategi yang matang dan inovatif untuk membedakan diri  dari pesaingnya dan menarik perhatian pelanggan potensial. Di era digital, ketiadaan media online dapat menjadi penghalang untuk pertumbuhan yang optimal.

Oleh karena itu, UMKM perlu melakukan langkah-langkah untuk memahami dan menggunakan media online secara bijak. Melalui pelatihan, pendampingan, dan inisiatif kolaboratif, agen UMKM dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil dalam pemasaran online.

“Maka dari itu, kami memberikan pelatihan mengenai pengetahuan teknologi informasi media sosial untuk pengelolaan UMKM, serta infrastruktur yang memadai agar pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan ilmu mengenai manfaat digitalisasi untuk para pelaku UMKM. Dalam hal ini, kedepannya para pelaku UMKM di Desa Kunti ini dapat memasarkan produk UMKM melalui sosial media (online) seperti instagram, facebook, atau dengan website,” ujarnya.

Tidak dipungkiri lagi sekarang banyak toko online menggunakan fasilitas media sosial untuk memasarkan produk-produk mereka pasarkan misalnya melalui instagram ataupun facebook dengan dukungan jaringan internet yang baik. Juga harus didukung pemerintah setempat untuk memajukan UMKM dengan teknologi informasi yang modern kepada para pelaku dalam mengembangkan usahanya. (Heris)

Komentar