Melek Teknologi Di Era Globalisasi Bagi Siswa SDN 2 Babadan

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 17 Universitas Slamet Riyadi telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan untuk membekali siswa SDN 2 Babadan dengan keterampilan teknologi yang relevan.

Kegiatan diprakarsai, Zulfarisa Lailatul Qodriyah, seorang mahasiswi bidang Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unisri Solo. Dia menjelaskan fokus utama kegiatan adalah pemanfaatan google document dan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dengan menggunakan perangkat Chromebook.

banner 300x250

Menurut Zulfa, pendidikan teknologi sangat penting untuk diterapkan dalam kurikulum merdeka agar anak tidak Gaptek atau gagap teknologi menghadapi arus globalisasi yang begitu cepat di zaman sekarang ini. Kegiatan diikuti siswa kelas V SDN 2 Babadan.

Baca juga: Yuk, Ubah Barang Bekas Menjadi Barang Bernilai

Mahasiswa KKN Unisri memberikan panduan kepada siswa dalam penggunaan dasar google document, seperti membuat, mengedit, dan memformat dokumen teks, serta berbagi pekerjaan dengan teman sekelas. Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, penggunaan chromebook mempermudah siswa berinteraksi dengan teknologi.

Pemanfaatan laptop bagi siswa SDN 2 Babadan. (Portalika.com/Ist)

Selain pelatihan google document, kegiatan ini juga mencakup simulasi ANBK. Mahasiswa KKN Unisri membantu siswa memahami proses pelaksanaan ujian ANBK menggunakan perangkat Chromebook, mengajarkan teknik menjawab pertanyaan dengan efektif, serta memberikan wawasan tentang bagaimana mengelola waktu selama ujian.

“Kegiatan ini memberikan keuntungan bagi siswa dan mahasiswa KKN Unisri. Siswa SDN 2 Babadan memperoleh pemahaman mendalam tentang cara menggunakan teknologi dalam pendidikan dan kerja kelompok. Dengan memanfaatkan google document, mereka dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerjasama dalam proyek sekolah. Di sisi lain, mahasiswa KKN Unisri memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mengajar, memfasilitasi pembelajaran, dan memberikan dampak positif pada siswa serta masyarakat. Hasil akhir, ada kolaborasi antara universitas dan sekolah dasar,” ujarnya. (Suryono)

Komentar