Mengenal Nature Play Education Di SDN Sambirejo Melalui Projek Mata Kuliah Keslametriyadian

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Mahasiswa prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, mengadakan kegiatan pengabdian dalam bentuk bakti sosial di SD Negeri Sambirejo Surakarta di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Fendyta Putri Mayla Sari, mahasiswi prodi Agroteknologi Unisri ini mengadakan kegiatan bakti sosial dengan alasan sebagai bentuk penjiwaan terhadap mata kuliah keslametriyadian di Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

banner 300x250

Keslametriyadian adalah salah satu mata kuliah yang ada di Unisri yang dimana mata kuliah ini bersumber dari sosok pahlawan nasional Slamet Riyadi.

Baca juga: Mahasiswa Agroteknologi Unisri Kenalkan Ecoprint Pada Adik-Adik Yayasan Griya Yatim Dan Dhuafa

Menurutnya, kegiatan edukasi ini dilakukan melalui praktik yang menyenangkan sehingga diharapkan dapat membuka pandangan pelajar SDN Sambirejo tersebut mengenai pertanian dan meningkatkan minat mereka dalam bertani.

“Awalnya menyenangi, biasanya anak-anak merasakan kenyamanan, sehingga ketika dewasa nanti mempunyai pengalaman yang dirasakan dalam edukasi pertanian atau bisa menjadi landasan untuk menggapai ilmu dalam hal pertanian,” katanya.

Portalika.com/Ist

Fendyta menyatakan pelajar SD diajarkan cara menanam tanaman seperti cabai. Tak lupa dalam aktifitas tersebut diselingi beberapa games dan edukasi pengetahuan mengenai pertanian.

“Aktifitas tersebut dilakukan untuk menumbuhkan pengetahuan dan kecintaan anak-anak terhadap tanaman yang ada disekitarnya,” jelasnya.

Pada era modern yang penuh dengan teknologi ini, ujarnya, edukasi pertanian pada anak sangat penting untuk mengajarkan bagaimana cara menghargai serta menyayangi alam. Menghargai pekerjaan petani, nelayan, dan peternak, serta cara melestarikan dan menjaga alam.

Portalika.com/Ist

Menurutnya, terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengenalkan anak pada pertanian, mengenal dunia pertanian memang sebaiknya dari usia dini.

Dia bercerita, kegiatan bakti sosial dimulai dengan briefing bersama anggota kelompok, lalu menuju ke sekolah bersama-sama. Sesampai di sekolah disambut oleh penanggung jawab adiwiyata dan dipersilahkan masuk untuk mengisi acara sampai waktu yang telah ditentukan.

“Pemberian materi dari wali kelas mengenai berbagai macam tanaman. Selesai dilanjutkan penanaman bersama di halaman sekolah dan bersih-bersih serta sesi game,” ujarnya. (Suryono)

Komentar