Tim KKN 281 UNS Kenalkan Teknik Pertanian Dasar kepada Siswa SDN 01 Ngancar, Wonogiri

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Pengabdian Masyarakat dalam “Tri Dharma Perguruan Tinggi”

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Pengabdian Masyarakat dalam “Tri Dharma Perguruan Tinggi” memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat desa. Tim KKN 281 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Desa Ngancar, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, mengadakan kegiatan bertajuk “Optimalisasi Potensi Pertanian dan Pemanfaatan Teknologi Informasi di Desa Ngancar Kabupaten Wonogiri” di bawah bimbingan Dr. Hery Widijanto, S.P., M.P.

banner 300x250

Tim KKN 281 UNS yang terdiri dari 10 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi di UNS telah melaksanakan kegiatan KKN dari 9 Juli hingga 22 Agustus 2024. Anggota tim ini meliputi Diego Omar Danendra (Teknik Mesin) sebagai Koordinator Desa, Aisya Violeta Putri (Hukum), Anggita Anggraeni (Sastra Daerah), Devi Apriani (Hubungan Internasional), Sutopo (Sastra Daerah), Najmi Ahmad Fadhlan (Akuntansi), Asraf Abwabar Rizqi (Peternakan), Kanaya Aurellia Hanieputri (Teknik Industri), Sabrina Ariani (Ekonomi Pembangunan), dan Balqis Ayu Salsabila (Fisika).

Salah satu program kerja edukatif yang telah dilaksanakan adalah “Sosialisasi dan Praktek Bercocok Tanam Bersama Siswa-Siswi SDN 01 Ngancar”. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan dan mengenalkan teknik pertanian dasar sejak dini kepada anak-anak.

Pada Rabu, 24 Juli 2024, kegiatan ini melibatkan 49 siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 SDN 01 Ngancar. Tim KKN 281 UNS memberikan edukasi tentang teknik bercocok tanam sederhana yang dipandu oleh Asraf dan Najmi. Anak-anak diajarkan urutan menaruh media tanam dan pupuk ke dalam polybag, pemilihan bibit tanaman, hingga cara merawat tanaman. Mereka juga diajak praktek langsung menanam bibit sayuran seperti cabai, terong, dan tomat.

Koordinator Program Kerja, Najmi Ahmad Fadhlan, menyatakan bahwa tujuan program ini adalah untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya bercocok tanam dan memanfaatkan lahan sekitar dengan bijak. “Kami ingin agar anak-anak memahami proses pertanian secara sederhana dan pentingnya menjaga lingkungan melalui bercocok tanam. Program ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Program ini mendapat tanggapan positif dari para guru, khususnya Kepala Sekolah SDN 01 Ngancar, Ibu Endang, yang mengapresiasi inisiatif Tim KKN 281 UNS. “Kami sangat berterima kasih atas program kerja dari Tim KKN UNS. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan,” kata beliau.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki keterampilan dasar dalam bercocok tanam yang dapat diaplikasikan di rumah maupun di lingkungan sekitar. Tim KKN 281 UNS berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Desa Ngancar, khususnya dalam bidang pendidikan dan lingkungan. Program bercocok tanam ini juga diharapkan dapat terus berlanjut.(*)

Komentar