Portalika.com [KLATEN] – Menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini adalah bekal penting untuk masa depan. Berangkat dari kesadaran ini, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta mengadakan kegiatan edukatif dan kreatif bagi anak-anak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Dengan memanfaatkan kerajinan manik-manik, para mahasiswa mengajarkan konsep dasar ekonomi kreatif dan kewirausahaan kepada anak-anak berusia 7 hingga 12 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Iman pada Sabtu, 26 Juli 2025, ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan pemahaman anak-anak terhadap potensi diri dalam menciptakan nilai ekonomi. “Kami ingin menunjukkan bahwa belajar tentang ekonomi dan bisnis itu bisa menyenangkan dan tidak harus rumit,” kata Adelia Dwiyanti, mahasiswi Unisri sekaligus koordinator kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kerajinan manik-manik dipilih karena selain melatih motorik halus dan kreativitas, anak-anak juga bisa diajak memahami proses bisnis sederhana.

Pada awalnya, anak-anak diajarkan cara merangkai manik-manik menjadi berbagai bentuk seperti gelang, kalung, dan gantungan kunci. Setelah berhasil menciptakan produk, para mahasiswa mulai mengenalkan konsep dasar kewirausahaan. Mereka diajak berpikir tentang modal, biaya produksi, hingga cara menentukan harga jual yang pantas.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami. Anak-anak diajarkan untuk menghitung keuntungan dan melakukan simulasi penjualan. Bagian simulasi ini menjadi momen paling menarik, di mana mereka berperan sebagai penjual dan pembeli. “Seru sekali! Tadi aku bikin gelang terus dijual ke temanku,” ujar Kalisa, salah satu peserta, dengan senyum lebar.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap benih-benih kreativitas dan jiwa wirausaha yang ditanamkan bisa tumbuh subur. Mereka berharap anak-anak di Desa Sidoharjo tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga bisa menjadi produsen kreatif yang mampu melihat peluang dan menciptakan nilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan kewirausahaan bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana dan menyenangkan.
Penulis: Adelia Dwiyanti, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta












Komentar