Portalika.com [BOYOLALI] – Penawaran spesial dari setiap pembelanjaan di pasar terus menjadi sorotan masyarakat. Mulai dari pasar offline maupun online, diskon besar-besaran hingga gratis ongkir ke seluruh wilayah.
Banyak cara yang dilakukan agar produk atau jasa mereka dapat dijangkau oleh masyarakat luas. Namun, di sisi lain, banyak masyarakat yang kurang paham mengenai teknik yang terkandung disaat perusahaan menawarkan produk atau jasanya.
Komunikasi persuasif, salah satunya. Seperti yang dilakukan mahasiswi Semester 6 Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Yovita Ruth dalam program kerjanya yang menyampaikan bahwa, komunikasi persuasif merupakan teknik penting saat memberikan pengaruh atau ajakan terhadap orang lain.
Baca juga: Mahasiswa KKN Ingatkan Dampak Penggunaan Gadget Bagi Kesehatan Mental Bagi Siswa SDN Catur
“Saat ada plangkat diskon beli 2 gratis 1 dan ibu-ibu terrtarik, sehingga tergerak untuk membeli produk atau jasa tersebut, berarti anda semua sudah terpersuasif,” katanya.
Kegiatan itu dilakukan Yovita pada 5 Agustus 2023. Menurutnya, komunikasi persuasif tentu sudah banyak dilakukan masyarakat, namun mereka belum terlalu paham mengenai makna didalamnya. Kegiatan yang dilakukan di Balaidesa Cermo, Boyolali, Jawa Tengah ini mengundang segenap perangkat desa dan perwakilan dari setiap RT, yaitu ibu-ibu kader dari posyandu setempat agar lebih mendalami tentang bagaimana seseorang, perusahaan, komunikator melakukan proses komunikasi persuasif yang sasaran atau komunikannya masyarakat luas.
Yovita memberikan kesimpulan bahwa, komunikasi dapat memberikan perubahan, baik perubahan sikap atau cara berpikir seseorang saat akan membeli produk atau jasa. Kegiatan yang dilaksanakan untuk memenuhi program kerja individu ini, berjalan lancar karena keaktifan dan antusias dari audience. (Heris)












Komentar