KKNT Tim 160 Undip Menyelenggarakan Edukasi Mengenai Pencegahan Demam Berdarah dengan 3M Plus

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Risna Salsa Sabila, mahasiswa KKN Tim 160 tahun ajaran 2025/2026 telah melaksanakan program multidisiplin bertajuk Pencegahan Demam Berdarah dengan 3M Plus kepada Ibu-Ibu PKK, Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Kegiatan sosialisasi edukasi ini diikuti oleh sekitar 20 Peserta.

Program ini disusun dengan latar belakang meningkatnya risiko penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim penghujan.

banner 300x250

Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD berkembang biak pada genangan air yang tidak dikelola dengan baik. Minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk menjadi salah satu penyebab kasus DBD di beberapa daerah.

Melalui program ini, warga diperkenalkan pada konsep 3M Plus yang meliputi:

  1. Menguras tempat penampungan air secara rutin untuk memutus siklus hidup jentik nyamuk.
  2. Menutup rapat semua wadah berisi air agar nyamuk tidak dapat bertelur.
  3. Mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi tempat genangan air.

Adapun langkah ‘Plus’ mencakup memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit dikuras, gotong royong membersihkan lingkungan, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah.

Portalika.com/Ist

Materi edukasi disampaikan dalam bentuk leaflet yang dibagikan kepada warga. Leaflet tersebut memuat informasi singkat, padat, dan mudah dipahami mengenai langkah-langkah 3M Plus, disertai ilustrasi yang menarik untuk memudahkan pemahaman masyarakat.

Diharapkan, melalui sosialisasi ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya penerapan 3M Plus secara rutin untuk mencegah DBD. Lingkungan yang bersih adalah kunci memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

Dengan keterlibatan aktif seluruh warga, target lingkungan bebas DBD bukan lagi sekadar harapan, tetapi dapat menjadi kenyataan. (*)

Penulis: Risna Salsa Sabila, mahasiswa Ilmu Komunikasi/Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, KKN Tim 160 Undip 2025/2026

Editor: Triantotus

Komentar