
Portalika.com [Wonogiri] – Bullying telah menjadi fenomena umum di kalangan remaja di Indonesia. Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswa KKN-PPM Unisri 2024 mengadakan sosialisasi edukasi “Stop Bullying” di SDN 1 Slogohimo, Dusun Bondalem, Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dipimpin oleh Dhea Tiara Vanesa (21), mahasiswa Fakultas Hukum, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Muhammad Faruq Hanafi, SPd.I., M.Pd.


Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua mengenai bullying, jenis-jenisnya, serta dampaknya terhadap korban. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, mengajarkan siswa cara mengatasi dan melaporkan bullying, serta meningkatkan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan ini meliputi pemaparan materi, penayangan film pendek tentang perundungan, dan penyampaian materi tentang pengertian, penyebab, dampak, serta upaya pencegahan bullying. Di akhir kegiatan, siswa kelas 5 diminta untuk foto bersama dan menempelkan poster “Stop Bullying”. Mereka juga membuat komitmen anti perundungan dengan foto menggunakan tulisan “STOP BULLYING”.
Dhea Tiara Vanesa menyatakan, “Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman lanjutan kepada siswa/i kelas tinggi di SDN 1 Slogohimo mengenai bahaya perundungan, dengan harapan mereka bisa lebih memahami apa itu perundungan, jenis-jenisnya, dan dampaknya sehingga mereka bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari.”
Para siswa memberikan tanggapan positif terhadap sosialisasi ini. Marsha, siswa kelas 5, mengatakan, “Sosialisasinya seru banget, ada nonton film bareng, tepuk-tepuk, sama nyanyi bareng lagu anti bullying. Kakak-kakak mahasiswa juga baik-baik semua jadi seru dan ngasih bingkisan yang enak.”
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan anak-anak di SDN 1 Slogohimo lebih mengetahui tentang bahaya bullying sehingga mereka dapat menghindari tindakan tersebut dan lebih menghargai serta menghormati satu sama lain. Semoga melalui edukasi ini, tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa, serta budaya anti-bullying yang kuat di SDN 1 Slogohimo.(*)










Komentar