Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa kelompok 30, Dwi Wanda Apriliana Putri, dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti, SE, MM melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dukuh Bata, Desa Tawengan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Dwi menyelenggarakan kegiatan peningkatan UMKM melalui pengelolaan di bidang pengemasan, untuk pemilik usaha kue Semprong.
Dwi menjelaskan kegiatannya telah dilaksanakan pada 3 Agustus 2023. Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah untuk menambah nilai jual kue semprong dan penanda tempat produksi UMKM kue semprong, serta inovasi dalam pengemasan.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman dalam strategi pengemasan dan penanda tempat dalam penjulan untuk meningkatkan nilai jual kue semprong.
Baca juga: Mahasiswa Unisri Ajak Warga Desa Gunung Manfaatkan Lidi Menjadi Bernilai Jual Tinggi
Penanda tempat sebagai tempat produksi UMKM kue semprong dilakukan dengan cara pemasangan MMT. Strategi dalam proses pengemasan merupakan kunci keberhasilan penjualan produk.
Oleh karena itu, langkah-langkah membuat strategi tersebut sangatlah penting, serta pembuatan penanda sebagai tempat produksi UMKM kue semprong.
Dwi mengatakan dngan menggunakan strategi pemasangan MMT tersebut dapat memudahkan konsumen untuk mengetahui tempat produksi tanpa bingung mencari tempat produksinya dan lebih mengenal produk kue semprong.
“Melalui program kerja ini saya berharap dapat menambah pengetahuan saya untuk melaksanakan strategi tersebut, agar meningkatkan nilai jual produk dan penjualan Kue Semprong,” ujar Suyamto selaku pemilik usaha kue semprong. (Heris)












Komentar